Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi dan Pola Pergerakan Pengguna Sepeda Di Kampung Melayu Semarang

*Diah Intan Kusumo Dewi -  Department of Urban and Regional Planning Faculty of Engineering Diponegoro University, Indonesia
Published: 20 Jul 2015.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IDN
Statistics: 111
Abstract

Masalah transportasi yang dialami kota-kota besar di Indonesia saat ini adalah semakin tingginya penggunaan kendaraan motorized dan penurunan pemanfaatan kendaraan non-motorized seperti sepeda. Semarang menjadi salah satu kota yang mengalami permasalahan transportasi tersebut. Padahal penggunaan kendaraan non-motorized (NMT) seperti sepeda justru menawarkan upaya menangangi permasalahan transportasi (Susantono, 2009). Keberadaan penggunaan sepeda untuk bekerja yang ada di Kampung Melayu Kota Semarang menjadi salah satu upaya menangani permasalahan transportasi ditengah tingginya penggunaan kendaraan motorized di Semarang. Hal inilah yang sebaiknya tetap dipertahankan dan diperhatikan keberlanjutannya agar dapat mewujudkan transportasi yang berkelanjutan. Keberadaan pengguna sepeda yang menarik penulis mengangkat penelitian dengan pertanyaan penelitian yaitu apa yang mempengaruhi hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dan pola pergerakan pengguna sepeda di Kampung Melayu?.

 

Keywords
pengguna sepeda, karakteristik sosial ekonomi, pola pergerakan, Kampung Melayu

Article Metrics: