Fasilitas Umum dan Lingkungan di Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta

*Any Fitrianingrum -  Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Nurini Nurini -  Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Published: 20 Oct 2016.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 82 279
Abstract

Fenomena urbanisasi yang terjadi di kota-kota besar mengakibatkan jumlah penduduk perkotaan semakin meningkat. Terbatasnya luas lahan perkotaan berdampak pada penyediaan lahan permukiman bagi kaum urban. Dengan luas lahan perkotaan yang terbatas, sementara jumlah penduduk perkotaan semakin banyak akibat adanya urbanisasi, hal ini mengakibatkan munculnya kantong-kantong permukiman padat di tengah kota. Masyarakat urban yang dating memiliki berbagai latar belakang pengetahuan, persepsi, dan sikap terhadap lingkungan yang berbeda-beda. Dimana persepsi masyarakat yang terbentuk akan berhubungan dan berpengaruh terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana persepsi masyarakat dalam penggunaan dan pemanfaatan fasilitas umum dan lingkungan di Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian persepsi masyarakat terhadap penggunaan dan pemanfaatan fasilitas umum dan lingkungan sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan penghasilan seseorang. Hal ini dapat dilihat dari perepsi masyarakat RW 8,9,10,11 Kelurahan Pakuncen yang kurang peduli terhadap pemanfaatan dan penggunaan fasilitas umum dan lingkungan. Sikap kurang peduli ini ialah tidak menyediakan sistem sanitasi yang baik, penyediaan daerah resapan air yang kurang, kurangnya ruang terbuka hijau, hingga perilaku membuang sampah sembarangan kebantaran sungai Winongo. Perilaku masyarakat yang cenderung tidak peduli akan menghambat perwujudan lingkungan hunian yang dipilih.

Keywords
Persepsi Masyarakat; Fasilitas Umum; Lingkungan

Article Metrics: