Pemanfaatan Ruang Bersama di Rusunawa Kaligawe, Semarang

*Zuyyina Laksita Dewi -  Department Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, University of Diponegoro, Indonesia
Nany Yuliastuti -  Department Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, University of Diponegoro, Indonesia
Received: 13 Oct 2015; Published: 20 Oct 2015.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IDN
Full Text:
Statistics: 486 802
Abstract
Rusunawa Kaligawe merupakan salah satu hunian vertikal yang dibangun di  wilayah timur Kota Semarang. Perubahan pola permukiman dari horisontal (kampung) ke arah vertikal (rumah susun) membatasi pergerakan masyarakat dalam bersosialisasi. Rumah susun sebagai bentukan baru dari hunian seharusnya dapat mengakomodasi kebutuhan sosial masyarakat yaitu untuk berkumpul dan berinteraksi dengan sesama. Ruang publikdi dalam suatu hunian rumah susun seharusnya yang dapat menampung pergaulan masyarakat sehingga meningkatkan kebersamaan di antara penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pemanfaatan ruang-ruang bersama yang ada di Rusunawa Kaligawe sebagai wadah interaksi sosial dan faktor apa sajakah yang mempengaruhi pemanfaatan ruang-ruang bersama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis faktor dengan sampel 126 unit rumah tangga. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis dekriptif komparatif. Pola pemanfaatan ruang bersama menunjukkan bahwa ruang yang dekat dengan hunian warga, seperti selasar depan hunian (koridor) lebih sering dikunjungi dan digunakan untuk berinteraksi sedangkan ruang bersama yang terletak di lantai dasar kurang diminati. Pemanfaatan ruang bersama di Rusunawa Kaligawe tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fisik ruang, tetapi juga faktor nonfisik yaitu karakteristik masyarakat sebagai pengguna dari ruang tersebut.
Keywords
pemanfaatan ruang bersama; rumah susun

Article Metrics: