BibTex Citation Data :
@article{Rineka31705, author = {angel prastia and Karsiwan Karsiwan}, title = {Pemanfaatan Tanaman Etnobotani Sebagai Obat Tradisional Di Desa Mekarmukti, Lampung Timur }, journal = {Jurnal Antropologi: Rineka}, volume = {2}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara komprehensif pemanfaatan berbagai tanaman obat tradisional oleh masyarakat Desa Mekarmukti, Lampung Timur, dengan pendekatan etnografi yang menyoroti dimensi pengetahuan, praktik, serta nilai-nilai budaya yang menyertainya. Tidak hanya tanaman adas, masyarakat juga memanfaatkan tanaman lain seperti sirsak, benalu, kumis kucing, binahong, sirih, brotowali, pepaya, dan daun jambu biji. Setiap tanaman memiliki fungsi kesehatan tertentu dan digunakan berdasarkan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan seperti Ibu Sri (peramu jamu), Ibu Asih (ibu rumah tangga), dan Mbah Tukiban (tetua desa), serta dokumentasi lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat bergantung pada tanaman obat sebagai alternatif pengobatan yang mudah diakses, murah, dan dipercaya aman. Pemanfaatan tanaman obat tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya seperti keseimbangan dengan alam, spiritualitas, gotong royong, dan pendidikan tradisional. Pengetahuan ini membentuk identitas masyarakat serta menjadi bagian penting dari kearifan lokal yang terus dipertahankan di tengah perkembangan pengobatan modern. Dengan mendokumentasikan praktik ini, penelitian diharapkan dapat membantu pelestarian pengetahuan lokal dan membuka peluang pengembangan pengobatan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya yang bernilai. }, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/rineka/article/view/31705} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara komprehensif pemanfaatan berbagai tanaman obat tradisional oleh masyarakat Desa Mekarmukti, Lampung Timur, dengan pendekatan etnografi yang menyoroti dimensi pengetahuan, praktik, serta nilai-nilai budaya yang menyertainya. Tidak hanya tanaman adas, masyarakat juga memanfaatkan tanaman lain seperti sirsak, benalu, kumis kucing, binahong, sirih, brotowali, pepaya, dan daun jambu biji. Setiap tanaman memiliki fungsi kesehatan tertentu dan digunakan berdasarkan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan seperti Ibu Sri (peramu jamu), Ibu Asih (ibu rumah tangga), dan Mbah Tukiban (tetua desa), serta dokumentasi lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat bergantung pada tanaman obat sebagai alternatif pengobatan yang mudah diakses, murah, dan dipercaya aman. Pemanfaatan tanaman obat tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya seperti keseimbangan dengan alam, spiritualitas, gotong royong, dan pendidikan tradisional. Pengetahuan ini membentuk identitas masyarakat serta menjadi bagian penting dari kearifan lokal yang terus dipertahankan di tengah perkembangan pengobatan modern. Dengan mendokumentasikan praktik ini, penelitian diharapkan dapat membantu pelestarian pengetahuan lokal dan membuka peluang pengembangan pengobatan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya yang bernilai.
Last update: