skip to main content

Pemberdayaan Santri Sehat Melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Personal Hygiene di Pondok Tahfidz Yanbu'ul Qur'an 1 Pati

*A. Fahmy Arif Tsani orcid scopus  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Mr. Sunario, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, 50275, Indonesia
Rachma Purwanti orcid scopus  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ayu Rahadiyanti orcid scopus  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muti'ah Mustaqimatusy Syahadah orcid scopus  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia
Angga Rizqiawan orcid scopus  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia
Fillah Fithra Dieny orcid scopus  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia
Syifa Nur Azizah  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hesti Wikaningtyas  -  Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Santri pondok pesantren merupakan kelompok remaja yang rentan mengalami permasalahan gizi dan praktik personal hygiene yang kurang optimal akibat pola hidup berasrama. Edukasi gizi seimbang dan personal hygiene diperlukan sebagai upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan santri.

Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan desain one-group pretest-posttest yang melibatkan 142 santri putra berusia 12–15 tahun di Pondok Tahfidz Yanbu'ul Qur'an 1 Pati. Kegiatan diawali dengan pengukuran antropometri, tekanan darah, serta pengisian kuesioner pre-test mengenai pengetahuan gizi, sikap gizi, pengetahuan personal hygiene, dan perilaku personal hygiene. Intervensi dilakukan melalui edukasi menggunakan ceramah interaktif, diskusi, dan media poster. Evaluasi dilakukan melalui post-test. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.

Hasil: Sebagian besar santri memiliki status gizi normal (60,6%), namun masih ditemukan double burden of malnutrition berupa gizi kurang (2,8%) serta gizi lebih dan obesitas (36,6%). Selain itu, 28,9% santri memiliki tekanan darah pada kategori elevated blood pressure hingga hipertensi stadium 2. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang bermakna pada pengetahuan gizi (Z = -6,784; p<0,001), pengetahuan personal hygiene (Z = -7,416; p<0,001), sikap gizi (Z = -8,695; p<0,001), dan perilaku personal hygiene (Z = -8,969; p<0,001) setelah intervensi.

Kesimpulan: Edukasi gizi seimbang dan personal hygiene yang didukung media poster efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan santri. Kegiatan edukasi serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan disertai pendampingan dan pemantauan berkala untuk mendukung perubahan perilaku yang lebih optimal.

Keywords: edukasi kesehatan; gizi seimbang; personal hygiene; pesantren; santri
Funding: Universitas Diponegoro
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Das JK, Salam RA, Thornburg KL, Prentice AM, Campisi S, Lassi ZS, et al. Nutrition in adolescents: Physiology, metabolism, and nutritional needs. Ann N Y Acad Sci 2017; 1393: 21–33
  2. Patton GC, Sawyer SM, Santelli JS, Ross DA, Afifi R, Nicholas B, et al. Our Future: a Lancet Commission on Adolescent Health and Wellbeing. Lancet 2016; 387(10036): 2423–2478
  3. Kemenkes R. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dalam Angka. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023
  4. Fakri S, Jananda I. Hubungan asupan energi dan protein dengan status gizi santri di Pesantren Nurul Falah Meulaboh tahun 2019. J Syntax Fusion 2021; 1(07): 682–692
  5. Parinduri FK, Ramadani FN, Putri PA, Lestari EF. Skipping meals dan status gizi pada santri Pondok Pesantren Darul Fallah Bogor. Indones J Nutr Sci Food 2023; 2(2): 13–18
  6. Abdullah, Dewi AP, Muharramah A, Pratiwi AR. Gambaran status gizi dan asupan gizi remaja santri Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Lampung. J Gizi Aisyah 2022; 5(1): 6–12
  7. Popkin BM, Corvalan C, Grummer-Strawn LM. Dynamics of the double burden of malnutrition and the changing nutrition reality. Lancet 2020; 395(10217): 65–74
  8. Aulia NR. Peran pengetahuan gizi terhadap asupan energi, status gizi, dan sikap tentang gizi remaja. J Ilm Gizi dan Kesehat 2021; 02(02): 31–35
  9. Oktafiani LDA, Astuti NFW, Rachmawati SN. Penguatan peran Santri Husada Pesantren Nuris Jember dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi pada remaja. Dharmakarya J Apl Ipteks untuk Masy 2019; 12(4): 491–497
  10. Sofianita NI, Meiyetriani E, Arini FA. Intervensi pendidikan gizi seimbang terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik anak-anak sekolah. J Kedokt dan Kesehat 2017; 14(2): 54–64
  11. Ratnasari, Idris FP, Fachrin SA, Asrina A, Kurnaesih E, Arman. Pengaruh peer education terhadap pengetahuan personal hygiene masa menstruasi remaja awal di Pondok Pesantren Puteri Kota Makassar. J Islam Nurs 2019; 4(2): 44–53
  12. Sulistyowati AM, Rahfiludin MZ, Kartini A. Pengaruh penyuluhan dan media poster tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada santriwati (studi di Pondok Pesantren Al-Bisyri Kota Semarang). J Kesehat Masy 2019; 7(4): 700–707
  13. Muwakhidah, Fatih FD, Primadani T. Efektivitas pendidikan dengan media booklet, leaflet dan poster terhadap pengetahuan tentang anemia pada remaja putri. Prosiding University Research Colloquium 2021; 438–446
  14. Kemenkes R. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2020
  15. Flynn JT, Kaelber DC, Baker-Smith CM, Blowey D. Clinical practice guideline for screening and management of high blood pressure in children and adolescents. Pediatrics 2017; 140(3)
  16. Maehara M, Rah JH, Roshita A, Suryantan J, Rachmadewi A, Izwardy D. Patterns and risk factors of double burden of malnutrition among adolescent girls and boys in Indonesia. PLoS One 2019; 14(8): 15–18
  17. Trista N, Sofianita NI, Fauziyah A. Faktor yang mempengaruhi tekanan darah pada remaja SMA di Depok, Jawa Barat. Amerta Nutr 2024; 8(3): 353–361
  18. Sudikno S, Mubasyiroh R, Rachmalina R, Arfines PP, Puspita T. Prevalence and associated factors for prehypertension and hypertension among Indonesian adolescents: a cross-sectional community survey. BMJ Open 2023; 13(3): 1–13
  19. Novianingsih E, Kartini A. Hubungan antara beberapa indikator status gizi dengan tekanan darah pada remaja. J Nutr Coll 2012; 1(1): 169–175
  20. Resnayati Y, Ekasari MF, Maryam RS. Buku Santri Sehat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku terkait personal hygiene santri dalam pencegahan skabies di pesantren. JKEP 2022; 7(1): 54–66
  21. Maulidiyanti M, Hawadi LF, Anshari D. Efektivitas komunikasi perubahan sosial dan perilaku dalam peningkatan pengetahuan gizi remaja: scoping review. J Kesehat Vokasional 2024; 9(4): 286–300
  22. Sardi M, Mutiara E, Emilia E, Rosmiati R, Harahap NS. Hubungan perilaku makan dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja. JKKP (Jurnal Kesejaht Kel dan Pendidikan) 2025; 12(April): 39–48
  23. Indah J, Junaidi. Efektivitas penggunaan poster dan video dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang buah dan sayur pada siswa Dayah Terpadu Inshafuddin. SAGO Gizi dan Kesehat 2021; 2(2): 129–135
  24. Fauziah R, Suparmi. Penerapan hygiene sanitasi pengelolaan makanan dan pengetahuan penjamah makanan. Jambura Heal Sport J 2022; 4(1): 11–18
  25. Glanz K, Rimer BK, Viswanath K. Health Behavior: Theory, Research, and Practice. 5th ed. San Francisco: Jossey-Bass; 2015
  26. Adamson J, Barrett G, Biddulph JP, Bowling A, Brown J, Carter S, et al. Handbook of Health Research Methods. London: SAGE Publications; 2004

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.