skip to main content

STRATEGI MENINGKATKAN NILAI TES KEMAMPUAN AKADEMIK MELALUI PENGUATAN PERAN GURU PENDAMPING DAN ORANG TUA PADA EVENT UNDIP MATHEMATICS COMPETITION (UMC) 2026

Handika Lintang Saputra  -  Departemen Matematika, Fakultas sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
*Solikhin Solikhin scopus publons  -  Departemen Matematika, Fakultas sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
S Sutrisno  -  Departemen Matematika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan salah satu instrumen asesmen yang dirancang untuk mengukur penguasaan akademik peserta didik terhadap kompetensi yang telah dipelajari selama proses pendidikan. Keberhasilan siswa dalam menghadapi TKA tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh strategi belajar, pengelolaan waktu, kesiapan mental, serta dukungan dari guru dan orang tua. Berdasarkan kondisi tersebut, Departemen Matematika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi strategi meningkatkan nilai TKA bagi guru pendamping dan orang tua siswa pada kegiatan Undip Mathematics Competition (UMC) Tahun 2026. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta mengenai karakteristik TKA, strategi pendampingan belajar yang efektif, manajemen waktu belajar, pengelolaan stres siswa, pemanfaatan sumber belajar digital, serta pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung kesiapan akademik siswa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, pengisian lembar kerja, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyusunan strategi pendampingan belajar yang sistematis, mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa, serta memiliki rencana tindak lanjut untuk diterapkan di sekolah maupun di rumah. Selain meningkatkan kompetensi guru dan orang tua sebagai pendamping belajar, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Program pengabdian ini diharapkan menjadi model pendampingan akademik yang dapat direplikasi pada kegiatan serupa dalam rangka meningkatkan kesiapan siswa menghadapi asesmen akademik.

Kata kunci : Tes Kemampuan Akademik, guru pendamping, orang tua, pendampingan belajar, pengabdian kepada masyarakat

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : EN
  1. Dunlosky, J., Rawson, K. A., Marsh, E. J., Nathan, M. J., & Willingham, D. T. (2013). Improving students' learning with effective learning techniques: Promising directions from cognitive and educational psychology. Psychological Science in the Public Interest, 14(1), 4–58. https://doi.org/10.1177/1529100612453266
  2. Hattie, J. (2023). Visible Learning: The Sequel. Routledge
  3. Hill, N. E., & Tyson, D. F. (2009). Parental involvement in middle school: A meta-analytic assessment of the strategies that promote achievement. Developmental Psychology, 45(3), 740–763. https://doi.org/10.1037/a0015362
  4. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2026). Kenali Tes Kemampuan Akademik (TKA). Rumah Pendidikan Kemendikdasmen
  5. Pascoe, M. C., Hetrick, S. E., & Parker, A. G. (2020). The impact of stress on students in secondary school and higher education. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 104–112. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1596823
  6. Panadero, E. (2017). A review of self-regulated learning: Six models and four directions for research. Frontiers in Psychology, 8, 422. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00422
  7. Schunk, D. H., & Greene, J. A. (Eds.). (2018). Handbook of Self-Regulation of Learning and Performance (2nd ed.). Routledge
  8. Tao, Y., Meng, Y., Gao, Z., & Yang, X. (2022). Perceived teacher support, student engagement, and academic achievement: A meta-analysis. Educational Psychology, 42(4), 401–420. https://doi.org/10.1080/01443410.2022.2033168
  9. UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education. UNESCO Publishing
  10. Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/S15430421TIP4102_2
  11. Zimmerman, B. J., & Schunk, D. H. (2011). Handbook of Self-Regulation of Learning and Performance. Routledge
  12. Zhao, Y., & Watterston, J. (2021). The changes we need: Education post COVID-19. Journal of Educational Change, 22(1), 3–12. https://doi.org/10.1007/s10833-021-09417-3
  13. Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791
  14. OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. OECD Publishing
  15. Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2017). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa. Refika Aditama
  16. Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta
  17. Suprijono, A. (2019). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar
  18. Tim Pengabdian Departemen Matematika FSM Universitas Diponegoro. (2026). Modul Sosialisasi Strategi Meningkatkan Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa kepada Guru Pendamping dan Orang Tua pada Event Undip Mathematics Competition (UMC) 2026. Departemen Matematika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
  19. Wiliam, D. (2018). Embedded Formative Assessment (2nd ed.). Solution Tree Press
  20. Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5–31. https://doi.org/10.1007/s11092-008-9068-5

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.