skip to main content

PEMANFAATAN PARALON DAN EMBER BEKAS SEBAGAI ALAT PENYARINGAN SERTA PENCACAHAN GUNA MENINGKATKAN HOMOGENITAS KOHE KAMBING UNTUK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

*M Syauqi Finardhy Saputra  -  Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Aldi Fahrozi  -  Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Nada Fauzi Rosyda  -  Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Najih Failasofi  -  Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Virgi Achmad Fahrezi  -  Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Jaki Zakariya  -  Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
M Syafiq Hazim  -  Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Isdadiyanto  -  Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Slamet Suharto  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Proses pengolahan kotoran hewan (kohe) kambing menuai kendala, antara lain, pada aspek homogenitas material, yang diakibatkan karena ukuran partikel yang tidak seragam dan adanya pengotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan paralon dan ember bekas untuk menyaring dan menghomogenkan kohe kambing sebagai bahan untuk membuat pupuk organik. Metode penelitian ini meliputi desain dan konstruksi alat dari bahan bekas, proses penyaringan untuk memisahkan kotoran dari material kasar, dan penghomogenan untuk memperkecil ukuran partikel. Evaluasi dilakukan secara kualitatif dengan pengamatan keseragaman tekstur dan kemudahan proses pemadatan (komposting) lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan alat (saringan dan penghomogen) bekas memudahkan untuk mengolah kohe kambing yang lebih homogen, dan mengurangi waktu untuk pengolahan lebih lanjut pupuk organik. Selain itu, penggunaan bahan bekas pada alat saring dan homogen ini menjadikan alat ramah lingkungan, berbiaya murah, dan mudah direplikasi oleh masyarakat. Dengan demikian, inovasi sederhana ini berpotensi sebagai alat teknologi tepat guna untuk pengelolaan dan peningkatan kualitas pupuk organik secara komunitas.

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Astuti ,Y. T. M., Armanda, A. F. S. , & Ginting, C. (2023). Respon bayam Brazil (Alternanthera sissoo) pada
  2. aplikasi sumber cahaya buatan dengan media pupuk kandang kambing dan kompos
  3. Eichhornia crassipes. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(3); 375–384
  4. Rimbanu, Y., Suharyatun, S., Tusi, A., & Haryanto, A. (2025). Pengaruh penambahan urine dan penghalusan kohe kambing terhadap kualitas pupuk kompos limbah kulit kopi robusta (coffea canephora). Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 4(4), 440-451
  5. Sihombing, D. E., Kertiyasa, I. K. Y., Kadju, F. Y. D., Gusri, R., & Suharto, P. (2025). Pembuatan pupuk kompos dari feses ternak kambing peranakan ettawa (PE). Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 49-46
  6. Shalehah, R., Saputra, A. S., Irianto, R. Y., & Karmini, M. (2024). Tinjauan penanganan limbah ternak kambing di Rw 06 Desa Cigintung Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang: Review of goat livestock waste management in Rw 06 Cigintung Village Cisitu District Sumedang Regency. Environmental Health dan Safety Journal, 1(2), 114-125

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.