skip to main content

INOVASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM RANTAI PRODUKSI KOPI PINANGGIH

*Solikhin Solikhin orcid scopus publons  -  Departemen Matematika, Fakultas sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Jacub Rais, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Purnawan Adi Wicaksono  -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ari Wibowo Budi Santoso  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

UKM Kopi Pinanggih di Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang merupakan produsen kopi robusta dengan ciri khas aroma gula aren. Namun, pengelolaan produksi kopi menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan teknologi pascapanen, biaya operasional yang tinggi akibat ketergantungan pada jasa sewa, hingga belum optimalnya pemanfaatan limbah kopi. Melalui pendampingan Tim PKUM Universitas Diponegoro, diterapkan serangkaian inovasi berbasis teknologi tepat guna yang meliputi manajemen inventory, pemanfaatan limbah, penggunaan green house untuk pengeringan, mesin huller, mesin roasting, serta mesin grinder listrik. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi dan kualitas kopi. Teknologi green house mempercepat proses penjemuran dari 7–14 hari menjadi 4–8 hari dengan kualitas higienis lebih baik. Mesin huller meningkatkan produksi green bean hampir 100% dan mengurangi biaya produksi Rp1.000/kg. Mesin roasting menekan biaya operasional hingga 80% dan meningkatkan produksi 33%, sedangkan mesin grinder meningkatkan kapasitas produksi 66% sekaligus membuka peluang jasa grinding kopi. Pemanfaatan limbah sebagai parfum essen, pakan ternak, dan kompos mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Secara keseluruhan, penerapan teknologi tepat guna tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memberdayakan masyarakat sekitar, serta memperkuat daya saing Kopi Pinanggih sebagai produk unggulan lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara teknologi, masyarakat, dan lingkungan dalam pengembangan UKM berbasis potensi daerah.

Fulltext View|Download

Article Metrics:

  1. Anggara, A. & Marini, S. (2011). Kopi Sihitam Menguntungkan Budidaya dan Pemasaran. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka
  2. Arumsari, A. G., Surya, R., Irmasuryani, S., & Sapitri, W. (2021). Analisis Proses Roasting Kopi. Jurnal Beta Kimia, 1(2), 98-101
  3. Budi, S., Koehuan, V. A., & Nurhayati. (2020). Studi Eksperimental Rumah Pengering Kopi Menggunakan Plastik Ultra Violet (Uv Solar Dryer) dengan Mekanisme Konveksi Alami. Lontar Jurnal Teknik Mesin Udayana, 9(2), 38-44
  4. Budiyanto, E., Yuono, L. D., & Farindra, A. (2019). Upaya Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Produksi Mesin Pengupas Kulit Kopi Kering. TURBO, Jurnal Program Studi Teknik Mesin UM Metro 8(1), 88- 98
  5. Dimyati, T. (2004). Operation Research. Jakarta : Sinar Baru Algensindo
  6. Edvan, B. T., Edison, R., & Same, M. (2016). Pengaruh Jenis dan Lama Penyangraian pada Mutu Kopi Robusta (Coffea robusta). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 4(1), 31-40
  7. Hamni. (2013). Potensi Pengembangan Teknologi Proses Produksi Kopi Lampung. Jurnal Mechanical, 4(1), 45-51
  8. Handoko, T. (2000). Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta: BPFE
  9. Haryanto B. (2012). Prospek Tinggi Bertanam Kopi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
  10. Haryanto, b., dkk. (2019). Kurikulum Nasional dan Modul Pelatihan Budidaya Berkelanjutan (Good Agricultural Practices-GAP) dan Pascapanen (Post-Harvest) Kopi Robusta. Jakarta: Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian
  11. Khoryanton, A., Sumiyarso, B., & Supandi. (2021). Modifikasi Mesin Pengupas Kulit Biji Kopi Kering Sistem Rotate peeler untuk Menaikkan Kualitas Produk. Jurnal Rekayasa Mesin, 17(2), 213-222
  12. Marwan, A. (1999). Dasar-Dasar Operation Research. Bandung: ALFABETA
  13. Muhammad, R. W., Purboningtyas, T. P., Widiono, E., & Tohari. (2021). Kegiatan Pabrikasi Mesin Giling Kopi Kering Merek BEJE Tipe GLK 20 di PT Bahagia Jaya Sejahtera. Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis, 5(1), 36-46
  14. Nasution, A., Prasetyawan, Y. (2008). Perencanaan dan Pengendalian Produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu
  15. Panggabean, Johannes, Rohanah, A., Rindang, A., & Susanto, E. (2013). Uji Beda Ukuran Mesh Terhadap Mutu Pada Alat Penggiling Multifucer. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian, 1(2), 60-67
  16. Prawirosentono, S. (2009). Manajemen Operasi: Analisis dan Studi Kasus Edisi Keempat. Jakarta: Bumi Aksara
  17. Rahardjo, P. (2012). Kopi-Panduan Budidaya dan Pengolahan Kopi Arabika dan Robusta. Jakarta: Penebar Swadaya
  18. Slamet, A. (2007). Penganggaran Perencanaan dan Pengendalian Usaha. Semarang: UNNES PRESS
  19. Solikhin, Irawanto, B., Sunarsih, & Suryoto. (2022). Pendampingan Inventory Produksi Kopi Dan Pemanfaatan Limbah Kopi sebagai Pendukung Program Reduce For Environment. Jurnal Pasopati, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 4(2), 92-96
  20. Solikhin & Wicaksono, P. A. (2022). Peningkatan Kualitas Kopi Pinanggih melalui Penerapan Teknologi Pascapanen Green House. Jurnal Pasopati, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 4(3), 153-156
  21. Solikhin & Wicaksono, P. A. (2022). Penerapan Teknologi Pascapanen Mesin Huller Kopi sebagai Sarana Peningkatan Produksi Kopi. Jurnal Pasopati, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 4(4), 184-188
  22. Solikhin, Wicaksono, P. A., & Santoso, A. W. B. (2023). Teknologi Tepat Guna Mesin Grinder Listrik sebagai Sarana Peningkatan Produksi Kopi pada UKM Kopi Pinanggih. Jurnal Pasopati, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 5(2), 73-78
  23. Solikhin, Wicaksono, P. A., & Santoso, A. W. B. (2023). Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Roasting Kopi pada UKM Kopi Pinanggih. Jurnal Pasopati, Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 5(3), 138-143
  24. Suharto, Muqorrobin, M., Irianto, S., & Sam’ani. (2020). Teknologi Wet Hulling Kopi untuk Meningkatkan Mutu dan Produktifitas Produk Kopi Unggulan Daerah Kabupaten Temanggung. Seminar Nasional Terapan Riset inovatif (SENTRINOV), 6(1), 104-111
  25. Sutrisno, Ariwibowo, D., Yulianto, M. E., Sitawati, R., & Mihardjono, J. (2022). Diseminasi Teknologi Huller untuk Meningkatkan Produktivitas Industri Kopi Robusta Gunung Kelir. Jurnal Pengabdian Vokasi, 2(3), 169-172
  26. Widyotomo, S. (2014). Kinerja Bangunan Tembus Cahaya Skala Besar untuk Proses Pengeringan Kopi. Pelita Perkebunan, 30(3), 240-257
  27. Yamit, Z. (2003). Manajemen Persediaan. Yogyakarta : Ekonisia

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.