skip to main content

PENDAMPINGAN PENERAPAN TEKNOLOGI JARINGAN IRIGASI TETES PADA KELOMPOK TANI MUTIS CEMERLANG DESA NOEPESU KECAMATAN MIOMAFFO BARAT

*Grandianus Seda Mada  -  Program Studi Matematika, Fakultas Pertanian, Universitas Timor, Indonesia
Eduardus Beo Seso Delvion  -  Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor, Indonesia
Nugraha Kristiano Floresda Dethan  -  Program Studi Matematika, Fakultas Pertanian, Universitas Timor, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada lahan pertanian kelompok tani Mutis Cemerlang yang berada di desa Noepesu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Wilayah pertanian desa Noepesu merupakan wilayah lahan kering dengan topografi berbukit dan berlereng, sebagian besar lahan merupakan lahan dengan kemiringan ± 45o yang diusahakan sebagai ladang yang ditanami beberapa jenis tanaman seperti bawang, kacang merah, wortel dan kentang. Lahan tersebut tidak pernah diairi, masyarakat hanya memanfaatkan resapan air hujan di dalam tanah serta penerapan model usaha tani konvensional menjadi pilihan satu-satunya dalam beradaptasi terhadap anomali iklim yang ekstrim. Masalah ketersediaan air ini membuat hasil panen kurang memuaskan, ukuran umbi wortel, kentang dan bawang yang relatif kecil dan jumlahnya pun tidak begitu banyak saat dipanen, sehingga diperlukan teknologi pertanian seperti irigasi tetes yang dapat mengeluarkan air terus menerus. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pemanfaatan teknologi jaringan irigasi tetes sebagai media pengairan. Informasi yang diberikan antara lain mengenai cara pemasangan irigasi tetes, spesifikasi bahan-bahan yang sesuai dengan kondisi lahan serta metode analisa perhitungan debit air optimal agar umur pakai irigasi tetes menjadi panjang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop dan pendampingan berkelanjutan. Hasilnya masyarakat dapat mengetahui cara pemasangan irigasi tetes, cara merawat serta tingkat produktivitas masyrakat dalam mengolah lahan pertanian meningkat karena tidak lagi terkendala keterbatasan air.
Fulltext View|Download

Article Metrics:

  1. Badan Pusat Statistik Timor Tengah Utara. (2015). Timor Tengah Utara dalam Angka. Timor Tengah Utara: Badan Pusat Statistik
  2. Badan Pusat Statistik Timor Tengah Utara. (2018) Timor Tengah Utara dalam Angka. Timor Tengah Utara: Badan Pusat Statistik
  3. Pemerintah daerah Kabupaten Timor Tengah Utara. (2014). Database Numerik Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun 2014. Timor Tengah Utara: Pemda TTU
  4. Pariante, I. W. (2019). Pengaruh Diameter Kendi Terhadap Daya Resapan Air sebagai Irigasi Tanaman Kopi di Lahan Kering. Mataram: Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiya Mataram
  5. Sapei, A. (2016). Irigasi Tetes. Bogor: Departemen Teknik Pertanian Institut Pertanian Bogor

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.