skip to main content

Kekuatan Hukum Pembuktian Akta Dibawah Tangan Yang DiWaarmeking Notaris

*Tubagus Hikam Ahmad  -  Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Budi Santoso orcid scopus  -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Herni Widanarti scopus  -  Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Law, Development and Justice Review under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0.

Citation Format:
Abstract

When the warmeking is subimtted to a notary for registration, the parties concerned must sign it first, even thought the warmeking is made privately. many people misunderstand the process of warmeking to a notary. one of them is teh legal strength of the private deed which is certified by the notary. this study focuses on the legal strength of private deeds certified by a notary. primary dan secondary legal texts are used in this normative legal research. this study found that legal force will apply perfectly when two parties acknowledge the signature and contents of the deed. on the other hand, private letters given to third parties have the power of independent evidence.

 

Keywords: Legal Power; Waarmeking; Notary

Article Metrics:

Article Info
  1. Abida, Rafly Dzikry, dan Rizky Ramadhani Irham. Tanggung Jawab Notaris Terhadap Waarmerking Akta Di Bawah Tangan Yang Pembuatannya Dibantu Oleh Notaris. JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT 9, no. 1 (2021): 154–154. https://doi.org/10.37081/ed.v9i1.2328
  2. Adriansa, Muhammad Zaky, Iga Gangga Santi Dewi, dan Ery Agus Agus Priyono. Kekuatan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Dibuat Dibawah Tangan. PROGRESIF: Jurnal Hukum 16, no. 2 (2022): 130–48. https://doi.org/10.33019/progresif.v16i2.3623
  3. Agus, Azwar. Pembedaan Ilmu Hukum Empiris Dan Ilmu Hukum Normatif. Palembang. Universitas Tamansiswa, 2020
  4. Aldo Fitra Yuda, (NIM 4011411006). Kekuatan hukum surat di bawah tangan dalam proses pembuktian ditinjau dari Pasal 1875 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Skripsi, Universitas Bangka Belitung, 2018. https://repository.ubb.ac.id/id/eprint/2024/
  5. Anggraeni, Risma, Nova Monaya, dan Sudiman Sihotang. Analisis Kekuatan Pembuktian Akta Perjanjian Kredit Pemilikan Rumah Yang Dilegalisir Notaris Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Karimah Tauhid 3, no. 6 (2024): 6521–31. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i6.13371
  6. Arben, Ali, dan Andrew Shandy Utama. Kedudukan Akta Notaris Sebagai Akta Autentik Dalam Hukum Perdata Berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris. ANDREW Law Journal 3, no. 1 (2024): 1–11. https://doi.org/10.61876/alj.v3i1.26
  7. Ardiansyah, Erlan, Mohammad Saleh, dan Rahmia Rachman. Batasan Tanggungjawab Notaris Terhadap Akta Autentik Yang Dibuatnya. Recital Review 4, no. 2 (2022): 432–51. https://doi.org/10.22437/rr.v4i2.18867
  8. Dwipraditya, Anak Agung Bagus Indra, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, dan Luh Putu Suryani. Tanggung Jawab Notaris Terhadap Keabsahan Tanda Tangan Para Pihak Pada Perjanjian Dibawah Tangan Yang Di Waarmerking. Jurnal Konstruksi Hukum 1, no. 2 (2020): 232–36. https://doi.org/10.22225/jkh.1.2.2599.232-236
  9. Entin, Entin, Anriz Nazaruddin Halim, dan Rifki Ridwan. Tanggung Jawab Notaris Atas Dokumen Dibawah Tangan Yang Diberi Tanda (Waarmerking) Yang Tanda Tangannya Dipalsukan Oleh Para Pihak. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah 2, no. 12 (2023): 5044–52. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i12.1889
  10. Fauziannor, Ahmad, M. Aditya Rahman, Ahmad Syaugi, dan Muhammad Idrus Ilham. Perbandingan kekuatan pembuktian antara akta otentik dan akta di bawah tangan dalam sengketa perdata. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 2 (2025): 1963–76. https://doi.org/https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1198
  11. Hikma, Ratna Sari. Pelaksanaan Kewenangan Notaris Terhadap Waarmerking Akta Dibawah Tangan. Tesis, Universitas Hasanuddin Makassar, 2025. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/43633/
  12. Ikrom, M. Adli Dzil. Kekuatan Pembuktian Akta Perjanjian di Bawah Tangan yang Dilegalisasi dan Waarmerking oleh Notaris. Skripsi, UNIVERSITAS SRIWIJAYA, 2019
  13. Kano, Marchellino Fortuna, dan Khusnul Yaqin. Sejauhmana Tanggung Jawab Notaris Terhadap Surat Dibawah Tangan Yang Di Daftarkan Pada Buku Khusus Notaris (Waarmerking). Concept: Journal of Social Humanities and Education 3, no. 2 (2024): 111–16. https://doi.org/10.55606/concept.v3i2.1209
  14. Kristiawan, Yhan. Penegakan Kode Etik Notaris Sebagai Upaya Menjaga Kehormatan Dan Keluhuran Jabatan Notaris. ADIL: Jurnal Hukum 13, no. 1 (2022): 41–60. https://doi.org/https://doi.org/10.33476/ajl.v13i1.2085
  15. Mirfa, Enny, dan Dwi Rimadona. Analisis Penyebab Dan Dampak Hukum Degradasi Kekuatan Pembuktian Akta Notaris. REUSAM: Jurnal Ilmu Hukum 13, no. 1 (2025): 58–76. https://doi.org/10.29103/reusam.v13i1.21950
  16. Monetery, Fabela Rahma, dan Budi Santoso. Keabsahan Dan Kekuatan Pembuktian Akta Notaris: Perspektif Cyber Notary Di Indonesia. Notarius 16, no. 2 (2023): 666–85. https://doi.org/10.14710/nts.v16i2.41120
  17. Nai, Oskarius, Petrick Sanry Mero Nurak, dan Kornelius Yoseph Paga Meka. Kekuatan Hukum Bagi Perjanjian Di Bawah Tangan Yang Dibukukan (Waarmeking) Pada Kantor Notaris (Studi Di Kantor Notaris Petrick Sanry Mero Nurak, S.H., M.Kn). Judexnipa - Jurnal Ilmu Hukum 6, no. 2 (2026): 1–15. https://doi.org/https://jurnal.nusanipa.ac.id/index.php/judexnipa/article/view/1052
  18. Prasetyawati, Betty Ivana, dan Paramita Prananingtyas. Peran Kode Etik Notaris Dalam Membangun Integritas Notaris Di Era 4.0. Notarius 15, no. 1 (2022): 310–23. https://doi.org/10.14710/nts.v15i1.46043
  19. Prawira, Made Aga Septian, dan A. A. Istri Ari Atu Dewi. Kekuatan Pembuktian Akta Dibawah Tangan Yang Dilegalisasi Notaris Denpasar. E-JURNAL 1, no. 1 (2013): 1–5. https://doi.org/https://www.e-jurnal.com/2014/01/kekuatan-pembuktian-akta-dibawah-tangan.html
  20. Putri, Ni Kadek Erlina Dinda, Si Ngurah Ardhya, dan Muhamad Jodi Setianto. Tinjauan Yuridis Mengenai Keabsahan Perjanjian Dibawah Tangan Ditinjau Dari Pasal 1875 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Studi Putusan Pengadilan Negeri Singaraja Nomor Perkara 462/Pdt.G/2015/PN.Sgr). Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis 3, no. 4 (2023): 104–14. https://doi.org/https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/JIH/article/view/2776
  21. Rahmadhani, Febri. Kekuatan Pembuktian Akta Di Bawah Tangan Yang Telah Diwaarmerking Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. Recital Review 2, no. 2 (2020): 93–111. https://doi.org/10.22437/rr.v2i2.9135
  22. Sari, Lavrida Ayu Tika, Yudho Taruno Muryanto, dan Anjar Sri Ciptorukmi. The Legal Certainty Of Waarmerking In Notarized Sale And Purchase Agreements: A Case Analysis Of Civil Proceedings (Case Research: District Court Decision No. 354/PDT.G/2019/PN.SDA). International Journal of Educational Research & Social Sciences 5, no. 2 (2024): 351–55. https://doi.org/10.51601/ijersc.v5i2.789
  23. Sesung, Rusdianto, Fayakundia Putra Sufi, Roosalina Kartini, dan Jeffry Tanugraha. Hukum & Politik Hukum Jabatan Notaris. Surabaya. R.A.De.Rozarie, 2017
  24. Suryana, Anton. Teori dan Praktik Pembuktian Akta Bawah Tangan yang Diwarmeking oleh Notaris. Jakarta. Pustaka Utama Grafiti, 2019
  25. Susanto, Agus. Kajian Hukum tentang Pembuktian Akta di Bawah Tangan oleh Notaris. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada, 2018
  26. Syilvanni, Laura. Kekuatan Pembuktian Akta Di Bawah Tangan Yang Disahkan Oleh Notaris. Tesis, Universitas Gadjah Mada, 2015. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/88527
  27. Tamagangka, Ferna, dan Mella Ismelina Farma Rahayu. Tugas Dan Kewenangan Notaris Terhadap Keabsahan Dokumen Pada Legalisasi Waarmerking Dan Legalisir Ditinjau Dari Undang-Undang. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 7, no. 10 (2022): 17583–600. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i10.13139
  28. Trifani, Ananta, dan Surastini Fitriasih. Peran Notaris sebagai Pihak Ketiga dalam Sebuah Perjanjian di bawah Tangan yang di Waarmerking. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial 10, no. 01 (2022): 133–44. https://doi.org/10.30868/am.v10i01.2381
  29. Wardhani, Sang Ayu Made Ary Kusuma, dan Ni Made Julianti. TANGGUNG JAWAB NOTARIS TERHADAP LEGALISASI AKTA DIBAWAH TANGAN. Kerta Dyatmika 17, no. 2 (2020): 45–55. https://doi.org/10.46650/kd.v17i2.985
  30. Yustica, Anugrah, Ngadino Ngadino, dan Novira Maharani Sukma. Peran Etika Profesi Notaris Sebagai Upaya Penegakan Hukum. Notarius 13, no. 1 (2019): 60–71. https://doi.org/10.14710/nts.v13i1.29162

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.