BibTex Citation Data :
@article{JWL25738, author = {Khoirina Fajriani and Lintang Rahmayana and Nadhira Alsya Qaulika}, title = {Kelangsungan Sosial-Ekonomi Masyarakat Kawasan Pesisir Pasca Tambang: Studi Kasus Kawasan Sekitar Kawasan Industri Teluk Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Indonesia}, journal = {Jurnal Wilayah dan Lingkungan}, volume = {14}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Industri; Kawasan Pesisir; Keberlanjutan; Pasca Tambang; Sosial-Ekonomi}, abstract = { Hilirisasi sektor industri pertambangan di Indonesia, seperti Kawasan Industri Teluk Weda di Kabupaten Halmahera Tengah yang bergerak pada pengolahan nikel, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan pengembangan wilayah. Namun faktanya, pengembangan industri dan pertambangannya tidak memberikan dampak positif yang berarti terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya, tetapi lebih banyak memberikan dampak negatif dari aspek sosial-ekonomi maupun lingkungan. Kawasan pesisir di Kecamatan Weda Tengah merupakan wilayah yang paling terdampak dari adanya pengembangan industri dan pertambangan oleh KI Teluk Weda, dan wilayah tersebut menjadi lokus dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak sosial-ekonomi masyarakat akibat aktivitas pertambangan pasca sumber daya pertambangan habis. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan analisis korelasi untuk melihat indikator yang berkorelasi dengan pengembangan industri dan pertambangan serta analisis trendline untuk melihat gambaran sosial-ekonomi pasca tambang akibat adanya pengembangan industri dan pertambangan. Pengumpulan data dilakukan secara sekunder dan primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pasca tambang akan terjadi kehilangan pekerjaan secara masif dari hampir seluruh sektor ekonomi di kawasan pesisir apabila tidak ada intervensi yang dilakukan sebelum aktivitas pertambangan berakhir. }, issn = {2407-8751}, pages = {55--75} doi = {10.14710/jwl.14.1.55-75}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jwl/article/view/25738} }
Refworks Citation Data :
Hilirisasi sektor industri pertambangan di Indonesia, seperti Kawasan Industri Teluk Weda di Kabupaten Halmahera Tengah yang bergerak pada pengolahan nikel, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan pengembangan wilayah. Namun faktanya, pengembangan industri dan pertambangannya tidak memberikan dampak positif yang berarti terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya, tetapi lebih banyak memberikan dampak negatif dari aspek sosial-ekonomi maupun lingkungan. Kawasan pesisir di Kecamatan Weda Tengah merupakan wilayah yang paling terdampak dari adanya pengembangan industri dan pertambangan oleh KI Teluk Weda, dan wilayah tersebut menjadi lokus dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak sosial-ekonomi masyarakat akibat aktivitas pertambangan pasca sumber daya pertambangan habis. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan analisis korelasi untuk melihat indikator yang berkorelasi dengan pengembangan industri dan pertambangan serta analisis trendline untuk melihat gambaran sosial-ekonomi pasca tambang akibat adanya pengembangan industri dan pertambangan. Pengumpulan data dilakukan secara sekunder dan primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pasca tambang akan terjadi kehilangan pekerjaan secara masif dari hampir seluruh sektor ekonomi di kawasan pesisir apabila tidak ada intervensi yang dilakukan sebelum aktivitas pertambangan berakhir.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Start from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Wilayah dan Lingkungan (JWL) retain full copyright ownership (Copyright@Authors) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Before it, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership.
Research Group in Regional Development and Environmental Management Department of Urban and Regional PlanningFaculty of Engineering - Diponegoro University
Building B, 3rd Floor Department of Urban and Regional Planning Campus Jl. Prof Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang 50275, Indonesia Telp/Fax: (024) 76480856 Email: jwl.laredem@gmail.com
Jurnal Wilayah dan Lingkungan by http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jwl is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats