skip to main content

Analisis Spasial Perubahan Penggunaan Lahan Menggunakan Model CLUE-S untuk Prediksi Limpasan Permukaan di Kota Malang

*Mellinia Regina Heni Prastiwi  -  Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Kota Malang, Indonesia, Indonesia
Syamsul Bachri  -  Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Wilayah dan Lingkungan
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Perkembangan fisik kota dan kebutuhan akan lahan berdampak pada perubahan penggunaan lahan di Kota Malang, sehingga menyebabkan perubahan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terhadap proporsi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Alih fungsi lahan yang terjadi pada kawasan ini berakibat pada berkurangnya aliran dasar dan infiltrasi sehingga menyebabkan peningkatan pada debit limpasan permukaan. Penelitian ini difokuskan pada prediksi penggunaan lahan dengan pemanfaatan model spasial CLUE-S dengan tujuan untuk mengetahui hasil prediksi terhadap RTRW dan debit limpasan permukaan di Kota Malang. Data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dan diolah dengan memanfaatkan teknologi pengindraan jauh dan informasi spasial dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan di Kota Malang dalam kondisi prediksi maupun pengalokasian lahan pada RTRW didominasi menjadi kawasan permukiman dengan luasan pada tahun 2031 sebesar 63.51% (70.34 km2) dan pengalokasian lahan sebesar 65.30% (71.43 km2) pada RTRW Kota Malang tahun 2010-2030 dan 65.02% (72.20 km2) pada RTRW Kota Malang tahun 2022-2042. Perubahan yang mengacu pada pertumbuhan kawasan permukiman yang semakin cepat di Kota Malang pada tahun 2001-2031, berpengaruh pada kenaikan debit limpasan air permukaan yang dihitung secara time series. Diketahui sepanjang tahun 2001-2031 terjadi peningkatan limpasan permukaan di Kota Malang sebesar 18.99% atau 151.42 m3/s.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Copyright Transfer Agreement
PERJANJIAN PENGALIHAN HAK CIPTA
Subject
Type Copyright Transfer Agreement
  Download (802KB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Limpasan Permukaan; Model CLUE-S; Perubahan Penggunaan Lahan; Rencana Tata Ruang Wilayah

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language : ID
  1. Abadi, M., & Ismu, T. (2016). Kajian Limpasan Air Permukaan di Sub Das Metro Kota Malang. Universitas Negeri Malang
  2. Azizah, V. A. (2022). Deteksi Perubahan Jalur Lahar di Curah Lengkong Pasca-Erupsi Gunungapi Semeru Tahun 2021 Menggunakan Google Earth Engine. Jurnal Geografi, Edukasi Dan Lingkungan, 7(1), 70–93
  3. Bachri, S., Aldianto, Y. E., Sumarmi, S., Utomo, K. S. B., & Fathoni, M. N. (2021). Flood Modelling of Badeng River Using Hec-Ras in Singojuruh Sub District, Banyuwangi Regency, East Java, Indonesia. Jurnal Geografi, 13(1), 76–87
  4. Badan Pusat Statistik Kota Malang. (2022). Kota Malang dalam Angka 2022 (Badan Pusat Statistik Kota Malang, Ed.). Badan Pusat Statistik Kota Malang
  5. Breiman, L. (2017). Classification and Regression Trees
  6. Diinillah, A. S., & Sulistyarso, H. (2017). Preferensi Pemerintah Terhadap Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Malang melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR). Jurnal Teknik ITS, 6(2), C225–C228
  7. Ginting, S. (2021). Analisis Curah Hujan Penyebab Banjir Bandang di Ujung Berung, Bandung. Akselerasi: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 2(2)
  8. Haris, H. S. (2015). Efektifitas Pasal 16 Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Malang Tahun 2010-2030 Terkait dengan Ruang Terbuka Hijau Bagi Masyarakat (Studi di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah & Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kot. Universitas Brawijaya
  9. Hidayat, M. Y. (2020). Prediksi Perubahan Penggunaan Lahan dengan Model CLUE-S untuk Tata Ruang Kota Bogor Tahun 2031. Universitas Negeri Malang
  10. Huang D, Huang J, L. T. (2019). Delimiting Urban Growth Boundaries Using the CLUE-S Model with Village Administrative Boundaries. Land Use Policy, 82, 422–435
  11. Jamaludin, A. N. (2015). Sosiologi Perkotaan: Memahami Masyarakat Kota dan Problematikanya
  12. Karantanellis, E., Marinos, V., Vassilakis, E., & Christaras, B. (2020). Object Based Analysis using Unmanned Aerial Vehicles (UAVs) for Sitespecific Landslide Assessment. Remote Sensing, 12(11), 1711
  13. Kurniawan, I. (2021). Projecting Land Use Changes and Its Consequences for Hydrological Response in the New Capital City of Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 012044
  14. M, B. (1997). Prinsip Dan Metode Riset Epidemiologi. UGM Press
  15. Munibah, K. (2010). Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Erosi di DAS Cidanau, Banten. Jurnal Tanah Dan Iklim, 32, 55–59
  16. Nasiakou, S., Vrahnakis, M., Chouvardas, D., Mamanis, G., Kleftoyanni, V. (2022). Land Use Changes for Investments in Silvoarable Agriculture Projected by the CLUE-S Spatio-Temporal Model. Land, 11(15), 598. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/land11050598
  17. Prasetyo, D. P., Bachri, S., & Wiwoho, B. S. (2017). Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, Dan Praktek Dalam Bidang Pendidikan Dan Ilmu Geografi, 22(1), 32–48
  18. Prihatin, R. B. (2016). Alih Fungsi Lahan Di Perkotaan (Studi Kasus Di Kota Bandung Dan Yogyakarta). Jurnal Aspirasi, 6(2), 105–118. https://doi.org/10.22212/aspirasi.v6i2.507
  19. Ramadhan, I. K. B. (2020). Prediksi Debit Limpasan Air Permukaan pada Daerah Rawan Banjir di Kabupaten Jombang berdasarkan Pemodelan Penggunaan Lahan. Jurnal Teknik ITS, 9(2), C56–C63
  20. Ridwan, F. (2017). Pemodelan Perubahan Penutupan/Penggunaan Lahan Dengan Pendekatan Artificial Neural Network dan Logistic Regression (Studi Kasus: Das Citarum, Jawa Barat)
  21. Rofii, I. (2021). Model Perubahan Penggunaan Lahan Di Wilayah Peri Urban Kota Malang. Indonesian Journal of Spatial Planning, 2(1), 28–35
  22. Rohman, H. (2020). Analisa Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan DAS Welang Terhadap Debit Banjir Kali Welang Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
  23. Siswanto, Y. (2020). Analisis Perubahan Luasan Tutupan Lahan Terhadap Suhu Permukaan Tanah di Kota Malang Tahun 1999-2019. Universitas Negeri Malang
  24. Sudarto. (2010). Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan terhadap Peningkatan Aliran Permukaan: Studi Kasus di Das Gatak, Surakarta. Jurnal Purifikasi, 11, 20–40
  25. Utaya, S. (2009). Dampak Hidrologi Perubahan Tata Guna Lahan Kota Malang (1st ed.). Surya Pena Gemilang
  26. Van Zuidam, R. A. (1985). Aereal Photo-Interpretation in Terrain Analysis and Geomorphologic Mapping
  27. Waiyasusri, K., & Chotpantarat, S. (2022). Spatial evolution of coastal tourist city using the Dyna-CLUE model in Koh Chang of Thailand during 1990–2050. 11((1)), 49
  28. Yusuf, R. M., Rachmat, B., Barkah, M. N., & Arfiansyah, K. (2021). Analisis Debit Banjir Dengan Membandingkan Nilai Debit Banjir Metode Rasional Dan Kapasitas Debit Aliran Sungai Pada Sub-DAS Ciwaringin Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Geoscience Journal, 5(4), 424–432

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.