BibTex Citation Data :
@article{JRKM29956, author = {Kartika Mayangsari Rachman and Ratih Indraswari and Zahroh Shaluhiyah}, title = {Pola Makan, Stres, dan Dismenore pada Mahasiswi}, journal = {Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat}, volume = {6}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Latar belakang : Dismenore dialami oleh lebih dari 50% perempuan usia reproduktif di seluruh dunia, bahkan pada beberapa penelitian di Indonesia prevalensinya mencapai 64–84%, sehingga menjadi salah satu gangguan ginekologi yang paling sering dikeluhkan. Kondisi ini menimbulkan nyeri yang dapat mengganggu aktivitas akademik, sosial, dan kualitas hidup mahasiswi. Faktor gaya hidup, seperti pola makan tidak sehat dan stres, diduga berkontribusi terhadap timbulnya dismenore, meskipun hasil penelitian sebelumnya masih bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan stres dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 105 responden mahasiswi tingkat akhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik menstruasi, pola makan, dan stres (DASS-21). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden berusia 21–22 tahun dan mengalami dismenore sedang–berat (51,4%). Berdasarkan hasil uji statistik, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia (p=0,210), usia menarche (p=0,805), durasi menstruasi (p=0,339), pola makan (p=0,223), maupun tingkat stres (p=0,196) dengan kejadian dismenore. Simpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan antara usia, usia menarche, durasi menstruasi, pola makan (asupan energi), dan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Faktor lain seperti aktivitas fisik, pola tidur, status gizi, dan faktor psikososial perlu dipertimbangkan dalam penelitian lanjutan dengan desain longitudinal dan jumlah sampel yang lebih besar. }, issn = {2807-8209}, doi = {10.14710/jrkm.2026.29956}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jrkm/article/view/29956} }
Refworks Citation Data :
Latar belakang: Dismenore dialami oleh lebih dari 50% perempuan usia reproduktif di seluruh dunia, bahkan pada beberapa penelitian di Indonesia prevalensinya mencapai 64–84%, sehingga menjadi salah satu gangguan ginekologi yang paling sering dikeluhkan. Kondisi ini menimbulkan nyeri yang dapat mengganggu aktivitas akademik, sosial, dan kualitas hidup mahasiswi. Faktor gaya hidup, seperti pola makan tidak sehat dan stres, diduga berkontribusi terhadap timbulnya dismenore, meskipun hasil penelitian sebelumnya masih bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan stres dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 105 responden mahasiswi tingkat akhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik menstruasi, pola makan, dan stres (DASS-21). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden berusia 21–22 tahun dan mengalami dismenore sedang–berat (51,4%). Berdasarkan hasil uji statistik, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia (p=0,210), usia menarche (p=0,805), durasi menstruasi (p=0,339), pola makan (p=0,223), maupun tingkat stres (p=0,196) dengan kejadian dismenore. Simpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan antara usia, usia menarche, durasi menstruasi, pola makan (asupan energi), dan tingkat stres dengan kejadian dismenore pada mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Faktor lain seperti aktivitas fisik, pola tidur, status gizi, dan faktor psikososial perlu dipertimbangkan dalam penelitian lanjutan dengan desain longitudinal dan jumlah sampel yang lebih besar.
Article Metrics:
Last update:
View My Stats
JRKM: Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Jacub Rais, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275