SIMULASI TANGGAP DARURAT BAGI MASYARAKAT INDUSTRI GALANGAN KAPAL (Studi pada PT . JANATA MARINA INDAH Unit II SEMARANG)

*Sarwoko Sarwoko  -  Diponegoro University, Indonesia
Suharto Suharto  -  Diponegoro University, Indonesia
Eko Julianto Sasono  -  Diponegoro University, Indonesia
Hartono Hartono  -  Diponegoro University, Indonesia
Bambang Sri Waluyo  -  Diponegoro University, Indonesia
Received: 27 Jun 2019; Published: 26 Nov 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 92 126
Abstract

Industri galangan kapal merupakan sebuah industri yang memiliki resiko pekerjaan cukup besar, akan tetapi dapat diminimalisir dengan adanya program keselamatan dan kesehatan kerja melalui pembentukan budaya kerja.Keadaan Darurat (emergency) adalah keadaan sulit yang tidak diduga, yang memerlukan penanganan segera agar tidak menyebabkan kecelakaan dengan dampak yang fatal.Kesiapan dan Tanggap Darurat adalah kegiatan menyelamatkan sebagian atau seluruh harta-benda (investasi vital) Perusahaan. Selanjutnya sesuai teori Maslow, kebutuhan rasa aman akan muncul setelah kebutuhan tingkat pertama (phisik dan biologis) terpenuhi, sehingga mulai sekarang keselamatan merupakan hal yang harus diusahakan pemenuhannya. Teori lama menganggap bahwa kecelakaan terjadi karena kesalahan pekerja (individual). Sekarang, kecelakaan dianggap akibat dari faktor organisasi dan manajemen yang salah. Sejalan dengan teori-teori terbaru, maka peran manajemen sangat berarti dalam pencegahan kecelakaan. Dalam tulisan ini, peran manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dibahas dari fungsi-fungsi manajemen melibatkan sumber-sumber daya yang digunakan, dan aspek lain yang relevan seperti pengadaan simulasi tanggap bencana darurat.

Keywords: Keselamatan kerja, Galangan kapal

Article Metrics: