DIGIALISASI DOKUMEN DAN PERAWATAN KOLEKSI BENDA BERHARGA WARGA DESA BANJARMULYA PEMALANG

*Jazimatul Husna Husna -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Ima Wijayanti -  Universitas Diponegoro
Received: 24 Apr 2019; Published: 18 Jun 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 15 10
Abstract

Abstrak

Peneliti kali ini memberikan pendampingan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Digialisasi Dokumen Dan Perawatan Koleksi Benda Berharga Warga Desa Banjarmulya Pemalang”. Penelitian ini berangkat dari kondisi tentang pemahaman dokumen masih rendah dan menyebabkan banyak masyarakat yang belum sadar akan arti penting sebuah dokumen. Pendigitalisasian dokumen dan arsip pribadi maupun keluarga mendorong tumbuhnya kesadaran dan perilaku masyarakat.  Peneliti menggunakan Action research atau penelitian tindakan. dengan metode kolaboratif yang melibatkan masyarakat dalam peristiwa penelitian atau permasalahan penelitian yang terjadi di masyarakat secara mendalam. Hasil penelitian ini. Masyarakat diberikan pengetahuan cara penyimpanan dokumen pribadi maupun keluarga yang baik agar dokumen tidak hilang atau rusak. Masyarakat diajarkan untuk mengubah format dokumen dari kertas menjadi dokumen digital yaitu dengan cara melakukan Scann. Dokumen yang disimpan dalam bentuk digital lebih aman cukup disimpan pada sebuah Flashdisk atau media penyimpanan elektronik lainnya.

 

Kata Kunci: Digitalisasi, Dokumen, Perawatan, Benda Berharga, Desa Banjarmulya

Abstract

This researcher provided assistance in community service activities entitled "Initializing Documents and Maintenance of Collections of Valuable Objects for the People of Banjarmulya Village, Pemalang". This research departs from the condition of understanding documents is still low and causes many people who are not yet aware of the importance of a document. The digitization of personal and family documents and records encourages the growth of public awareness and behavior. Researchers use Action research or action research. with collaborative methods that involve the community in research events or research problems that occur in the community in depth. The results of this study. The community is given the knowledge of how to store both personal and family documents so that the documents are not lost or damaged. The community is taught to change the format of documents from paper to digital documents by doing Scann. Documents that are stored in digital form are safer enough to be saved on a Flashdisk or other electronic storage media.

 

Keywords: Digitalization, Documents, Maintenance, Valuables, Banjarmulya Village

Article Metrics:

  1. DAFTAR PUSTAKA
  2. Amin, Faisal. (2011) Preservasi Naskah Klasik. Jurnal Khatulistiwa-Journal of Islamic Studies, hal:89.
  3. Arba’i, Jazimatul husna (2013). Digitalisasi Dokumen Karya Ilmiah Menjadi Local Conten. (Kajian Pemanfaatan Dokumen Karya Ilmiah dan Akses Perluasan Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi.
  4. Atmoko, Pitoyo Widhi. (2015). Digitalisasi dan Alih Media. Malang: Universitas Bramelati
  5. Deegan M and Tanner S (2006) Digital Preservation. London: Facet.
  6. --------------------- (2002). Digital Futures; strategies for the informationage. london-library association Publishing.
  7. Fatmawati, Endang. (2018). Preservasi, Konservasi, dan Restorasi Bahan Perpustakaan. LIBRIA. 10, hal. 13-32.
  8. Gunawan, (2004), Makalah untuk Pertemuan Dosen UKDW yang akan melaksanakan penelitian pada tahun 2005, Siambil dari http://uny.ac.id
  9. Hidayah, F. N. (2010) Pelestarian Bahan Pustaka di UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Buletin Perpustakaan UIN Suska Riau 4, no.66. Hal:8
  10. Nugrohoadhi, A. (2015). Pengorganisasian Dokumen dalam Kegiatan Kepustakawanan. Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Khazanah Al-Hikmah, 3(1), 1-10. Diambil dari http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/khazanah-alhikmah/article/view/
  11. Purwono. (2010). Dokumentasi. Yogyakarta: Graha Ilmu. Hal.10
  12. Rahayuningsih, F. (2007). Pengelolaan Perpustakaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  13. Reid PH (2003) The Digital Age and Local Studies. Oxford: Chandos.
  14. Rowley, Jennifer. (1996). Organizing of Knowledge. London: Library Association.
  15. Sopiyanti, Ria R., Jazimatul husna. (2018). Analisis Faktor Pelapukan Kertas Pada Koleksi Deposit Bertajuk Jawa Tengah Di Dinas Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Perpustakaan.