BibTex Citation Data :
@article{JPV26522, author = {Natalius Andriyanto}, title = {“Kabur Aja Dulu”: Kekecewaan Generasi Muda Indonesia Terhadap Tekanan Situasi Dalam Negeri dan Upaya Transformasi Diri Sebagai Gerakan Perubahan}, journal = {Jurnal Pengabdian Vokasi}, volume = {4}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {akal budi; generasi muda; masalah kesejahteraan; penguasa; transformasi}, abstract = { Tulisan ini berfokus pada fenomena tagar #KaburAjaDulu yang cukup viral di kalangan masyarakat Indonesia terkhusus pada kalangan generasi muda. Tagar #KaburAjaDulu sudah menjadi isu hangat sejak awal 2025 dan muncul sebagai keresahan dan kekhawatiran akan keadaan Indonesia yang sampai saat ini sedang tidak baik-baik saja entah karena kesenjangan sosial yang masih belum terselesaikan, kebijakan-kebijakan kontroversial berbungkus kepentingan yang ditetapkan oleh pemerintah yang cenderung bersikap anti-kritik, dan masalah-masalah lainnya yang memengaruhi perkembangan hidup dan kesejahteraan generasi muda. Tulisan ini juga menggunakan metode pendekatan kualitatif: studi atas fenomena trend #KaburAjaDulu yang kemudian dilihat lagi melalui studi literatur mengenai gagasan-gagasan filsafat tentang manusia dan psikologis usia generasi muda. Melalui tulisan ini, hal yang dapat penulis temukan adalah bahwa jika generasi muda adalah tonggak pembangunan negara, maka sudah seharusnya negara menjamin kesejahteraan hidup mereka dan mendukung pengembangan potensialitas mereka sehingga mereka dapat berkembang secara ideal dalam rentang usia mudanya. Namun, keadaan yang penuh kecarut-marutan ini mendorong mereka untuk kabur ke luar negeri karena beranggapan bahwa mereka akan lebih berkembang dan hidupnya terjamin ketika berada dan bekerja di luar negeri. Maka, tentunya untuk mengupayakan suatu perubahan diperlukan adanya transformasi diri terutama transformasi kesadaran dan mentalitas manusia sebagaimana kodratnya sebagai manusia. Dengan kesadaran dan mentalitas yang tertransformasi ini akan menjadi bekal untuk menuju ke transformasi situasi dan keadaan yang ada di luar diri manusia. }, issn = {2621-8801}, pages = {457--464} doi = {10.14710/jpv.2025.26522}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpv/article/view/26522} }
Refworks Citation Data :
Tulisan ini berfokus pada fenomena tagar #KaburAjaDulu yang cukup viral di kalangan masyarakat Indonesia terkhusus pada kalangan generasi muda. Tagar #KaburAjaDulu sudah menjadi isu hangat sejak awal 2025 dan muncul sebagai keresahan dan kekhawatiran akan keadaan Indonesia yang sampai saat ini sedang tidak baik-baik saja entah karena kesenjangan sosial yang masih belum terselesaikan, kebijakan-kebijakan kontroversial berbungkus kepentingan yang ditetapkan oleh pemerintah yang cenderung bersikap anti-kritik, dan masalah-masalah lainnya yang memengaruhi perkembangan hidup dan kesejahteraan generasi muda. Tulisan ini juga menggunakan metode pendekatan kualitatif: studi atas fenomena trend #KaburAjaDulu yang kemudian dilihat lagi melalui studi literatur mengenai gagasan-gagasan filsafat tentang manusia dan psikologis usia generasi muda. Melalui tulisan ini, hal yang dapat penulis temukan adalah bahwa jika generasi muda adalah tonggak pembangunan negara, maka sudah seharusnya negara menjamin kesejahteraan hidup mereka dan mendukung pengembangan potensialitas mereka sehingga mereka dapat berkembang secara ideal dalam rentang usia mudanya. Namun, keadaan yang penuh kecarut-marutan ini mendorong mereka untuk kabur ke luar negeri karena beranggapan bahwa mereka akan lebih berkembang dan hidupnya terjamin ketika berada dan bekerja di luar negeri. Maka, tentunya untuk mengupayakan suatu perubahan diperlukan adanya transformasi diri terutama transformasi kesadaran dan mentalitas manusia sebagaimana kodratnya sebagai manusia. Dengan kesadaran dan mentalitas yang tertransformasi ini akan menjadi bekal untuk menuju ke transformasi situasi dan keadaan yang ada di luar diri manusia.
Article Metrics:
Last update:
I/We reserve the following :
{Saya sebagai penulis terkait, atas persetujuan semua penulis yang tertera pada naskah di atas,
dengan ini setuju untuk mengalihkan hak cipta karya tersebut kepada Sekolah Vokasi
Universitas Diponegoro sebagai penerbit jurnal. Saya / Kami memesan sebagai berikut:
Semua hak milik selain hak cipta, seperti hak paten. Hak untuk menggunakan semua atau
sebagian artikel ini di karya kami sendiri di masa mendatang, seperti di buku dan kuliah.}
View statistics
Jurnal Pengabdian VokasiJl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang SemarangWebsite: https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpvEmail: jpv@live.undip.ac.id