skip to main content

“Kabur Aja Dulu”: Kekecewaan Generasi Muda Indonesia Terhadap Tekanan Situasi Dalam Negeri dan Upaya Transformasi Diri Sebagai Gerakan Perubahan

*Natalius Andriyanto  -  Sekolah Tinggi Filsafat teologi Widya Sasana, Indonesia
Open Access Copyright 2026 Jurnal Pengabdian Vokasi

Citation Format:
Abstract

Tulisan ini berfokus pada fenomena tagar #KaburAjaDulu yang cukup viral di kalangan masyarakat Indonesia terkhusus pada kalangan generasi muda. Tagar #KaburAjaDulu sudah menjadi isu hangat sejak awal 2025 dan muncul sebagai keresahan dan kekhawatiran akan keadaan Indonesia yang sampai saat ini sedang tidak baik-baik saja entah karena kesenjangan sosial yang masih belum terselesaikan, kebijakan-kebijakan kontroversial berbungkus kepentingan yang ditetapkan oleh pemerintah yang cenderung bersikap anti-kritik, dan masalah-masalah lainnya yang memengaruhi perkembangan hidup dan kesejahteraan generasi muda. Tulisan ini juga menggunakan metode pendekatan kualitatif: studi atas fenomena trend #KaburAjaDulu yang kemudian dilihat lagi melalui studi literatur mengenai gagasan-gagasan filsafat tentang manusia dan psikologis usia generasi muda. Melalui tulisan ini, hal yang dapat penulis temukan adalah bahwa jika generasi muda adalah tonggak pembangunan negara, maka sudah seharusnya negara menjamin kesejahteraan hidup mereka dan mendukung pengembangan potensialitas mereka sehingga mereka dapat berkembang secara ideal dalam rentang usia mudanya. Namun, keadaan yang penuh kecarut-marutan ini mendorong mereka untuk kabur ke luar negeri karena beranggapan bahwa mereka akan lebih berkembang dan hidupnya terjamin ketika berada dan bekerja di luar negeri. Maka, tentunya untuk mengupayakan suatu perubahan diperlukan adanya transformasi diri terutama transformasi kesadaran dan mentalitas manusia sebagaimana kodratnya sebagai manusia. Dengan kesadaran dan mentalitas yang tertransformasi ini akan menjadi bekal untuk menuju ke transformasi situasi dan keadaan yang ada di luar diri manusia.

Fulltext View|Download
Keywords: akal budi; generasi muda; masalah kesejahteraan; penguasa; transformasi

Article Metrics:

  1. Ajhuri, K. F. 2019. Psikologi Perkembangan: Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka
  2. Aji, W. T. 2025. Tagar # KaburAjaDulu : Sinyal Krisis Atas Kondisi Bangsa Indonesia. February. 1-17
  3. Bagus, L. 2005. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia
  4. Bakker, A. 2000. Antropologi Metafisik. Yogyakarta: Kanisius
  5. Centry, J. H. & Campbell, M. (ed.) 2002. A Reference for Professionals Developing Adolescents. Washington DC: American Psychological Association
  6. Descartes, R. 2003. Discourse on Method and Meditations (terj. E. S. Haldane & G. R. T. Ross). New York: Dover Publications, Inc.
  7. Fromm, E. 2020. Man for Himself: Manusia untuk Dirinya Sendiri (terj. S. M. Nur). Yogyakarta: IRCiSoD
  8. Garvey, J. 2010. 20 Karya Terbesar Filsafat (terj. C. B. Mulyatno). Yogyakarta: Kanisius
  9. Gensler, H.J., Spurgin, E. W., & Swindal, J. C. (ed.) 2004. Ethics: Contemporary Readings. New York: Routledge
  10. Gombrich, E. H. 2010. Sejarah Dunia Untuk Pembaca Muda (terj. E. Soeprapto-Hastrich). Tangerang: Marjin Kiri
  11. Ida, L. 2010. Negara Mafia. Yogyakarta: Galangpress
  12. Jost, J. T. & Sidanius, J. (ed.) 2004. Political Psychology: Key Readings. New York: Taylor & Francis Book, Inc.
  13. Linrung, T. 2014. Politik untuk Kemanusiaan. Tangerang: Tali Writing & Publishing
  14. Kusbiantoro, P. T. 2023. Psikologi Pengenalan Diri. Malang: Karmelindo
  15. (n.n.) 2025. Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo Serangan Berbahaya terhadap Kemerdekaan Pers. https://aji.or.id/informasi/teror-kepala-babi-ke-jurnalis-tempo-serangan-berbahaya-terhadap-kemerdekaan-pers
  16. Priambodo, R. A., Aditia, N., Albab, M. U., Kusnanto, R., & Nugraha, D. M. 2025. Jurnal Penelitian Nusantara Fenomena Perpindahan Warga Negara : Antara Nasionalis Dan Realistis Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara. 1, 26–29
  17. Riyanto, A., Pandor, P., Pasi, G., & Adon, M. J. (ed.) 2025. Apakah Berpikir: Sayap Filsafat Relasionalitas Liyan (Other). Jakarta: Obor
  18. Riyanto, A.2025. Dekolonisasi. Yogyakarta: Kanisius
  19. Rokhim, F., Novianti, T., & Anggraeni, L. 2024. Faktor-Faktor Pendorong Pengangguran Usia Muda di Indonesia ( Driving Factors of Youth Unemployment In Indonesia ). 73–89
  20. Saeng, V. 2012. Herbert Marcuse: Perang Semesta Melawan Kapitalisme Global. Jakarta: Gramedia
  21. Susetyo, B. 2013. Politik Pendidikan Penguasa. Yogyakarta: LKiS
  22. Yusdiyanto 2016. MAKNA FILOSOFIS NILAI-NILAI SILA KE-EMPAT PANCASILA DALAM SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA Philosophical Meaning Values Principles Fourth of Pancasila in the Democracy System of Indonesia. Fiat Justisia Journal of Law, 10(2), 221–412. http://jurnal.fh.unila.ac.id/index.php/fiat
  23. Zaenuddin, M. 2025. Awal Mula Tren Tagar Kabur Aja Dulu Ramai Digunakan, Mengapa?. https://www.kompas.com/tren/read/2025/02/18/083000865/awal-mula-tren-tagar-kabur-aja-dulu-ramai-digunakan-mengapa-?page=all
  24. Zoraya, E., & Wulandari, M. D. 2020. Karakteristik Kaum Muda Pada Pasar Tenaga Kerja Dan Determinan Neet Di Indonesia. Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian Dan Pengembangan, 4(2), 12. https://doi.org/10.32630/sukowati.v4i2.144

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.