skip to main content

BANDAR LAMPUNG CREATIVE HUB

*AZAM IHSANUL AMAL  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung, Bandar Lampung memiliki potensi besar untuk pengembangan industri kreatif. Hal ini dibuktikan dengan perhatian pemerintah Indonesia lewat program Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) yang menjadikan Bandar Lampung sebagai kota pertama (kick off) dalam rangkaian BEKFRAF Developer Day 2019, selain itu juga BEKRAF ikut mendorong pertumbuhan programmer Lampung dengan mengadakan pelatihan programming bekerja sama dengan PT. Kolaborasi Ide Kreatif (Kolla Space) menyelenggarakan Coding Mum di Rumah Kreatif BUMN Lampung, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistika dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Bandar Lampung menjadi kota dengan kontribusi jumlah unit usaha sekaligus pelaku ekonomi
kreatif terbanyak di Propinsi Lampung, yaitu sebanyak 20,23% atau 36.113 dari total 178.511 unit usaha ekonomi kreatif, dengan pelaku ekonomi kreatif 58,05% atau 447 dari total 770. Pelaku ekonomi kreatif didominasi oleh mahasiswa yaitu 43,29% dari 770 total pelaku ekonomi kreatif.
Ada beberapa masalah utama yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif di Bandar Lampung, yaitu sudah punya ide usaha tapi tidak punya ruang untuk memproduksi, memasarkan dan mengelola usahanya, tidak memiliki fasilitas yang menunjang produk usaha maupun keterbatasan dalam adanya pengetahuan dalam mengoperasikan peralatan produksi, serta kurang adanya ruang bersama untuk menampung kegiatan jika terdapat program dan pelatihan entrepreneurship & craftsmanship rutin dengan pakar-pakar industri kreatif sebagai pengajar, pendamping, dan kuratornya.

Fulltext View|Download
  1. Akhya, Rofian Miftakhul. (2016) Jogja Creative Hub Dengan Teori Self Enclosed Modernity, Skripsi Thesis, Semarang : Universitas Negeri Semarang
  2. Infografis Sebaran Pelaku Ekonomi Kreatif. Jakarta. 2019.Badan Pusat Statistika dan BEKRAF
  3. The British Council’s Creative Hub Toolkit
  4. Neufert, Ernst. (1996). Data Arsitek, Jilid 1, (diterjemahkan oleh : Dr. Ing Sunarto Tjahjadi; Dr. Ferryanto Chaidir). Jakarta: Erlangga

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.