skip to main content

PENGEMBANGAN DAN PENATAAN PONDOK PESANTREN PUTRI DARUNNAJAH 9 DENGAN PENDEKATAN RESTORATIVE ENVIRONMENT

*NIMAS PANGESTUTI  -  Departemen Arsitektur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pondok Pesantren Darunnajah 9 Al-Hasanah merupakan pondok pesantren putri yang didirikan pada tahun 2009 dengan konsep pondok pesantren modern. Pondok
Pesantren ini memiliki lahan seluas ±1,3 ha. Untuk saat ini, jumlah santri yang terdapat di Pondok Pesantren 9 Al-Hasanah hanya sekitar ±350 santrI. Untuk beberapa tahun
mendatang, Pondok Pesantren ini berencana untuk menerima lebih banyak santriwati sekitar ±600 – 700 santriwati. Hal ini secara tidak langsung menuntut pesantren untuk
melakukan pengembangan terhadap pembangunan dan juga melengkapi fasilitas yang ada.
Di samping itu, terdapat penelitian oleh seorang mahasiswa kedokteran, stress dirasakan oleh para santri akibat adanya perubahan lingkungan dari luar pondok dan di
dalam pondok pesantren. Hal ini membuat santri harus melakukan penyesuaian diri. Beberapa faktor pendukung lainnya dikarenakan fasilitas yang tidak memadai, lingkungan
yang tidak mendukung, dan juga faktor lainnya yang mempengaruhi psikologis seseorang.

Fulltext View|Download
  1. Departemen Agama. (1984,). Standarisasi Sarana Pondok Pesantren
  2. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
  3. Kaplan, S. 1995. The restorative benefits of nature: Towards an integrative
  4. framework. Journal of Environmental Psychology, 15, 169–182
  5. Menteri Pendidikan Nasional. (2007, Juny 2008). Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
  6. Yasmadi, 2005. Modernisasi Pesantren: Kritik Nurcholish Madjid Terhadap
  7. Pendidikan Islam Tradisional, Jakarta: Ciputat Press, cet. Ke-2, h. 61

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.