HOTEL RESORT BINTANG EMPAT DI LABUAN BAJO

*ADANI FILDZAH HANDIANI  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 15 Nov 2019; Published: 18 Nov 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Statistics: 34 38
Abstract

Perancangan bangunan ini merupakan bagian dari rencana pengembangan wilayah Labuan
Bajo, Nusa Tenggara Timur. Labuan Bajo merupakan salah satu sari empat destinasi superprioritas. Dengan adanya program destinasi superprioritas ini, pemerintah berharap akan menambah pemasukan negara dari serktor pariwisata. Menurut Kemenpar (2014), Pada tahun 2015, pariwisata menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah komoditiminyak  dan gas bumi serta minyak kelapa sawit dan ditargetkan pada tahun 2019 pariwisata akan menempati peringkat pertama penyumbang devisa. 
Untuk menunjang kegiatan pariwisata di Labuan Bajo dibutuhkkan akodomodasi hotel untuk menampung jumlah wisatawan yang terus bertambah setiap tahunnya. Dengan adanya pertumbuhan hotel yang baik dan masuknya hotel-hotel skala besar, semakin banyak wisatawan yang datang untuk mencari pengalaman baru tradisional maupun non-tradisional saat menginap di hotel.
Tujuan dari perancangan ini adalah merancang hotel dengan konsep yang berbeda sesuai konteks pada wilayah/ lingkungan alam Labuan Bajo

Article Metrics:

  1. (1) Kandalama Resort , Sri Lanka
  2. (2) The Kayon Resort, Ubud BALI
  3. (3) Maxx Royal Resort, Turkey
  4. (4) Folkart Resort, Turkey