HOTEL RESORT BINTANG 4 DI TELUK PANDAN LAMPUNG

*ANANDA POPPY TIRANA PUTRI  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 15 Nov 2019; Published: 18 Nov 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Statistics: 34 22
Abstract

Potensi pariwisata Kabupaten Pesawaran yang meliputi 37 pulau mendorong pemerintah
daerah untuk mengangkat masalah pengelolaan pulau-pulau kecil kedalam RENSTRA
PESISIR LAMPUNG yang diwujudkan dalam perencanaan KEK Pariwisata Teluk
Pandan. Wilayah KEK ini diharapkan dapat menjadi objek wisata terintegrasi (integrated
area tourism) diantaranya wisata alam, wisata budaya hingga wisata MICE (Meeting,
Incentive, Convention, Exhibition) dan events tourism. Data dari Dinas Pariwisata dan
BPS Provinsi Lampung 2017 mencatat antusiasme masyarakat mengunjungi berbagai
destinasi wisata di Pesawaran cenderung mengalami peningkatan setiap tahun, namun
sayangnya hal ini kurang diimbangi dengan pengadaan sarana dan prasarana
pendukung. Mengingat wisatawan yang datang terus meningkat, sebuah hotel resort
berbintang merupakan gagasan tepat untuk dibangun pada kawasan ini sebagai fasilitas
akomodasi yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan dalam berwisata dan
mengangkat potensi wilayah sekitar guna mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

Article Metrics:

  1. Millak, C. (2014). Penerapan Konsep Neo-vernacular Budaya Betawi Pada Resort Hotel Di Jakarta. Jakarta: Binus University.
  2. Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pesawaran Tahun 2011-2031 . (n.d.).
  3. Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 27 Tahun 2014 tentang Arsitektur Bangunan Gedung Berornamen Lampung