skip to main content

APARTEMEN DI KOTA SEMARANG

*EVA SATYA CHRISTY  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kota Semarang yang merupakan Ibukota Provinsi Jawa Tengah yang menjadi pusat kegiatan bisnis dan  ekonomi. Perkembangan ekonomi yang pesat disertai  dengan sarana dan prasarana yang memadai membuat banyak orang tertarik untuk tinggal di kota ini. Hal ini terlihat dari terus bertambahnya penduduk dan kepadatan di Kota Semarang. Dengan semakin  ertambahnya jumlah dan kepadatan penduduk maka kebutuhan akan hunian juga turut meningkat. Namun lahan yang tersedia terbatas sehingga perlu adanya hunian vertikal berupa apartemen sebagai solusi dari permasalahan ini. Trend hunian vertikal semakin diminati juga oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari terus bertambahnya  permintaan properti apartemen di Kota Semarang.  Maka tugas akhir ini akan membahas bagaimana penyusunan program ruang apartemen secara efektif sebagai hunian tanpa mengesampingkan kebutuhan sosial  penghuninya.

Fulltext View|Download
  1. Badan Pusat Statistik Kota Semarang. 2018. Kota Semarang Dalam Angka 2018
  2. Badudu, J.S. (1994). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Harapan
  3. Chiara, Joseph dan John Hancock Callender. (1986). Time Server Standart
  4. For Building Type. New York: Mc Grow Hill
  5. Pemerintah Kota Semarang. (2004). Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Kota Semarang Bagian Wilayah Kota I. Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 6 Tahun 2004 (p. 16). Semarang: Pemerintah Kota Semarang

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.