APARTEMEN SOHO DI KOTA SEMARANG

*GRACIA STEFANI HANSEN  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 12 Nov 2019; Published: 18 Nov 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 57 46
Abstract

Pertumbuhan penduduk Kota Semarang terus meningkat tiap tahunnya. (dalam
periode 2017-2018 meningkat 10.000) akibatnya kebutuhan masyarakat meningkat,
aktivitas semakin beragam. Untuk mengatasi hal itu dibangun banyak fasilitas (bangunan)
untuk memenuhi kebutuhan dan aktivitas tsb. Akan tetapi kebutuhan masyarakat tidak
berkurang malah terus bertambah, yang menyebabkan pembangunan terus menerus
meningkat sehingga lahan kosong menjadi semakin berkurang dan harga tanah
meningkat. Bangunan perkantoran dan permukiman menjadi semakin mahal.
Jika bangunan kantor / tempat kerja / lapangan kerja berkurang (terbatas),
masyarakat akan sulit mencari penghasilan selain dengan membuka usaha sendiri. Oleh
karena itu dibangunanlah Apartemen SOHO yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat
akan hunian dan kantor dan mempermudah masyarakat dalam bidang ekonomi.

Article Metrics:

  1. Akmal, I. (2007). Menata Apartemen. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  2. Badudu, Yus dan Sutan Mohammad Zain. (1994).
  3. Chiara, J. D. (1984). Time-Saver Standards For Residential Apartement. United States: McGraw-Hill Professional.
  4. De Chiara, Joseph, etc. (1995). Time Saver Standards for Housing and Residential Development 2nd Edition. New York: McGraw-Hill.
  5. Ensiklopedi Nasional Indonesia. (1990).