BibTex Citation Data :
@article{JPPS33393, author = {ADINDA AULIA RAHMADIANA}, title = {REFRAMING URBAN WORKPLACE}, journal = {Jurnal Poster Pirata Syandana}, volume = {7}, number = {01}, year = {2026}, keywords = {}, abstract = { Perkembangan ekonomi digital, perubahan budaya kerja, serta meningkatnya kebutuhan akan fleksibilitas ruang telah mendorong transformasi tipologi bangunan perkantoran di kawasan perkotaan. Model perkantoran konvensional yang didominasi oleh sistem single-tenant, organisasi ruang yang kaku, dan minimnya keterhubungan dengan ruang publik dinilai tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan akan kolaborasi, adaptabilitas, dan keberagaman aktivitas kerja. Di sisi lain, Kota Semarang sebagai kota pesisir menghadapi tantangan berupa kepadatan kawasan pusat bisnis, peningkatan suhu, kelembapan tinggi, serta risiko banjir yang menuntut penerapan desain bangunan yang lebih responsif terhadap kondisi lingkungan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam merancang bangunan perkantoran yang mampu mengintegrasikan kebutuhan pengguna, konteks perkotaan, dan aspek keberlanjutan secara menyeluruh. Tugas Akhir ini bertujuan merancang Multi-Tenant Office Tower di kawasan Simpang Lima, Semarang, melalui pendekatan Reframing the Urban Workplace sebagai upaya mendefinisikan kembali bangunan perkantoran menjadi infrastruktur perkotaan yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Metode perancangan dilakukan melalui analisis tapak, studi preseden, analisis kebutuhan ruang, kajian tipologi bangunan perkantoran, serta penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan yang disesuaikan dengan karakteristik iklim tropis pesisir. Hasil perancangan menghasilkan bangunan perkantoran multi-tenant yang mengintegrasikan ruang kerja fleksibel, fasilitas bersama, dan ruang publik dalam satu sistem vertikal. Konsep Reframing the Urban Workplace diwujudkan melalui tiga transformasi utama, yaitu perubahan dari ruang kerja yang statis menuju lingkungan kerja yang fleksibel dan kolaboratif, dari bangunan yang terisolasi menjadi bangunan yang terhubung dengan jaringan pejalan kaki dan ruang publik, serta dari pendekatan keberlanjutan yang bersifat teknis menuju strategi ekologis yang terintegrasi dalam bentuk, organisasi ruang, dan material bangunan. Pendekatan tersebut didukung oleh penerapan strategi desain pasif, efisiensi energi, penyediaan ruang hijau, dan peningkatan konektivitas kawasan. Melalui pendekatan tersebut, rancangan diharapkan mampu menghadirkan tipologi perkantoran yang lebih adaptif terhadap perkembangan pola kerja kontemporer, meningkatkan kualitas ruang perkotaan, serta mendukung terwujudnya kawasan pusat bisnis Simpang Lima yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing. Kata kunci: Multi-Tenant Office Tower, Urban Workplace, Arsitektur Berkelanjutan, Fleksibilitas Ruang Kerja, Konektivitas Urban. }, issn = {2715-6397}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpps/article/view/33393} }
Refworks Citation Data :
Last update:
JURNAL POSTER PIRATA SYANDANA (ISSN : 2715-6397)
Mailing Address:
Departemen Arsitektur FT. UNDIP
Jl. Prof. Soedarto, SH Kampus Tembalang Semarang Indonesia 50275
Telp. (024) 7470690 Fax. (024) 7470690
email : jpps@arsitektur.undip.ac.id
indexed by googlescholar, portal garuda