skip to main content

DESAIN RUANG PUBLIK BERBASIS EKOLOGI AFFORDANCE SEBAGAI BENTUK PEMENUHAN WELL-BEING BAGI LANSIA DI KAWASAN SENDANGMULYO SEMARANG

*KHOIRUNNISA INDRIANI  -  Program Profesi Arsitek, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Semarang sedang menuju fase aging society yang ditandai dengan meningkatnya proporsi penduduk lanjut usia dan age dependency ratio yang diproyeksikan meningkat dari 40,97% pada tahun 2025 menjadi 53,42% pada tahun 2045. Kondisi ini menunjukkan bahwa lansia akan menjadi kelompok pengguna kota yang semakin dominan. Namun, sebagian besar ruang dan layanan bagi lansia masih berorientasi pada aspek perawatan, sementara lansia masa depan diproyeksikan lebih aktif, mandiri, dan tetap terhubung dengan kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam perancangan ruang publik yang mampu mendukung well-being melalui penyediaan ruang yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lansia masa depan.
Article Info
Section: Poster Profession
Language : ID
  1. Maier, J. R. A., Fadel, G. M., & Battisto, D. G. (2009). An affordance-based approach to architectural theory, design, and practice. Design Studies, 30(4), 393–414. https://doi.org/10.1016/j.destud.2009.01.002
  2. Aymonino, A., & Mosco, V. P. (2006). Contemporary public space: Un-volumetric architecture. Skira
  3. Ageing Well Project Consortium. (2023). Ageing well: Science based habits of people who age well. European Union

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.