skip to main content

Srawa Cultural Hub Of Semarang

*M ALVIANO RIZQIA PUTRA YAFENZA  -  Program Profesi Arsitek, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
SRAWA Cultural Hub of Semarang: Perancangan Pusat Kebudayaan Mixed-Use sebagai Katalis Revitalisasi Urban di Kota Semarang Semarang sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah menyimpan kekayaan budaya yang kaya namun belum memiliki infrastruktur kebudayaan terpadu yang mampu mengakomodasi kebutuhan ekspresi seni, pelestarian warisan lokal, dan aktivitas ekonomi kreatif secara bersamaan. Proyek SRAWA Cultural Hub hadir sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut — sebuah pengembangan mixed-use berskala urban yang dirancang untuk menjadi pusat gravitasi budaya, edukasi, dan interaksi komunitas di Kota Semarang. Proyek ini mengadopsi konfigurasi multi-massa bangunan yang terdiri dari empat massa utama dengan karakter program dan struktur yang saling melengkapi. Strategi dilatasi struktural diterapkan untuk merespons kondisi geoteknik dan dinamika termal lokal, sementara sistem bekisting yang dipilih mempertimbangkan efisiensi konstruksi dan kualitas estetika beton ekspos. Pendekatan perancangan mengintegrasikan prinsip arsitektur tropis kontemporer dengan idiom budaya Jawa Tengah, menciptakan identitas visual yang kontekstual sekaligus progresif. Dari sisi keberlanjutan ekonomi, SRAWA Cultural Hub dikembangkan melalui model pendapatan bertahap — dimulai dari fase operasional awal pada tahun 2031 hingga mencapai kematangan pada tahun-tahun berikutnya — dengan tolok ukur yang didasarkan pada kinerja pusat kebudayaan serupa di Indonesia. Proyeksi pendapatan mencakup diversifikasi sumber mulai dari sewa ruang pertunjukan, galeri, ruang komersial, program residensi seniman, hingga penyelenggaraan event skala nasional dan internasional. SRAWA Cultural Hub diproyeksikan tidak hanya sebagai bangunan, melainkan sebagai ekosistem budaya yang aktif: mempertemukan seniman, akademisi, pelaku industri kreatif, dan masyarakat umum dalam satu kawasan yang dirancang untuk menginspirasi, mempertukarkan gagasan, dan merayakan keberagaman budaya Nusantara. Kata Kunci: pusat kebudayaan, mixed-use development, multi-massa, arsitektur tropis, ekonomi kreatif, Semarang, revitalisasi urban
Article Info
Section: Poster Profession
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.