skip to main content

PERANCANGAN DRIFTING HUB SEBAGAI FASILITAS OLAHRAGA OTOMOTIF SKALA NASIONAL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS BERKELANJUTAN DI KAWASAN PANTAI INDAH KAPUK

*Mohammad Ghaly  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Olahraga drifting merupakan salah satu cabang olahraga otomotif yang mengalami perkembangan pesat serta memiliki tingkat antusiasme masyarakat yang tinggi. Namun demikian, ketersediaan fasilitas khusus yang dirancang untuk mendukung kegiatan drifting secara terstandar masih terbatas di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap penyediaan fasilitas olahraga otomotif yang mampu mengakomodasi kegiatan drifting secara aman, terorganisir, dan berstandar. Berdasarkan kondisi tersebut, perancangan Drifting Hub sebagai fasilitas olahraga otomotif skala nasional menjadi penting untuk mewadahi kegiatan olahraga, rekreasi, serta pengembangan komunitas otomotif. Perancangan ini berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan yang luas, aksesibilitas kawasan, serta potensi kawasan sebagai destinasi rekreasi dan hiburan berskala besar. Kapasitas fasilitas direncanakan untuk menampung sekitar 10.000 penonton, yang didasarkan pada analisis kapasitas beberapa sirkuit drifting sebagai studi pembanding. Program ruang yang dirancang meliputi lintasan drifting, tribun penonton, paddock, fasilitas komersial, ruang pengelola, serta fasilitas pendukung lainnya yang mendukung penyelenggaraan kegiatan drifting secara profesional. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah arsitektur tropis berkelanjutan yang menekankan pada optimalisasi iklim tropis melalui pemanfaatan ventilasi alami, pencahayaan alami, pengendalian radiasi matahari, serta penggunaan material dan sistem bangunan yang efisien energi. Selain itu, perancangan juga memperhatikan integrasi sistem utilitas bangunan seperti sistem energi, penghawaan, pencahayaan, drainase, serta pengelolaan limbah untuk mendukung keberlanjutan kawasan. Melalui perancangan ini diharapkan tercipta sebuah fasilitas olahraga otomotif yang tidak hanya mampu mewadahi aktivitas drifting secara optimal, tetapi juga menghadirkan kawasan olahraga dan rekreasi yang nyaman, aman, serta berkelanjutan bagi masyarakat.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Argounova-Low, T. (2021). Heterotopia of the road: Driving and drifting in Siberia. Journal of the Royal Anthropological Institute, 27(1), 59–78. Balogun, M. A., & Ajagunna, I. A. (2023). Exploring the experiential dimensions of drifting event in Nigeria. Amity Journal of Management, 11(2), 16–26. Badan Standardisasi Nasional. (2001). SNI 03-6572-2001: Tata cara perencanaan sistem ventilasi dan pengkondisian udara pada bangunan gedung. Badan Standardisasi Nasional. Difitri, V. (2021). The legality of automotive drifting in the city of Bandung. Cinematology: Journal Anthology, 1(3). Dingle, G. (2009). Sustaining the race: A review of literature pertaining to the environmental sustainability of motorsport. International Journal of Sports Marketing and Sponsorship, 11(1), 80–96. Fédération Internationale de l’Automobile. (2021). FIA Intercontinental Drifting Cup: Sporting regulations. Fédération Internationale de l’Automobile. (2022). FIA Motorsport Games 2022: Drifting Cup sporting regulations. Fédération Internationale de l’Automobile. (2025). International Sporting Code, Appendix O: Regulations for circuits (2026 edition). Fédération Internationale de l’Automobile. (2026). International Sporting Code, Appendix V: Volunteers and Officials (2026 edition). Sport: A Critical Sociology. (2005). Polity Press. Green Building Council Indonesia. (2013). Summary GREENSHIP New Building (Version 1.2). The Captivating Car Culture of Japan: From the Takuri to Drifting. (2020). Bachelor’s thesis, University of Iceland. ` Milliken, W. F., & Milliken, D. L. (1995). Race car vehicle dynamics. SAE International. Motorsport UK. (2021). Motorsport UK Yearbook 2021. Motorsport UK. Olgyay, V. (1963). Design with climate: Bioclimatic approach to architectural regionalism. Princeton University Press. Roche, M. (2000). Mega-events and modernity: Olympics and expos and the growth of global culture. Routledge. Schwarz, E. C., Hall, S. A., & Shibli, S. (2015). Sport facility operations management: A global perspective. Routledge. UN-Habitat. (2010). Sustainable building design for tropical climates: Principles and applications for Eastern Africa

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.