skip to main content

WATER-SENSITIVE HERITAGE STASIUN JAKARTA KOTA

*Ni Wayan Jauzaa Nabiila Azzahra  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kawasan pesisir Jakarta memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir rob yang  dipengaruhi oleh kombinasi pasang air laut, curah hujan tinggi, serta fenomena penurunan  muka tanah. Kondisi ini menyebabkan genangan air yang terjadi secara berulang di beberapa  wilayah pesisir, termasuk kawasan Stasiun Jakarta Kota. Sebagai salah satu simpul  transportasi utama sekaligus bangunan cagar budaya di kawasan Kota Tua Jakarta,  keberadaan genangan air berpotensi mengganggu operasional transportasi, menurunkan  kenyamanan pengguna, serta mempercepat degradasi material bangunan bersejarah.  Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya pendekatan perancangan yang mampu  merespons kondisi lingkungan pesisir tanpa menghilangkan nilai historis bangunan.  Perancangan ini bertujuan untuk merumuskan konsep Water-Sensitive Heritage pada  kawasan Stasiun Jakarta Kota melalui adaptasi sistem polder dan pengelolaan drainase yang  terintegrasi dengan kawasan. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan  kawasan terhadap banjir rob sekaligus mempertahankan karakter arsitektur bangunan cagar  budaya. Metode yang digunakan meliputi metode deskriptif untuk mengkaji kondisi  eksisting kawasan, metode dokumentatif melalui pengumpulan data sekunder terkait sistem  air dan kawasan heritage, serta metode komparatif dengan membandingkan beberapa  preseden perancangan yang menerapkan sistem pengelolaan air pada kawasan rawan banjir.  Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pengelolaan air melalui sistem polder, drainase  kawasan, serta elemen infrastruktur hijau dapat menjadi strategi mitigasi genangan yang  lebih adaptif terhadap kondisi pesisir. Pendekatan Water-Sensitive Heritage diharapkan  mampu meningkatkan ketahanan lingkungan kawasan stasiun, menjaga keberlanjutan fungsi  transportasi, serta mempertahankan nilai sejarah bangunan sebagai bagian dari identitas  kawasan Kota Tua Jakarta.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Arya, A., Pratama, R., & Wibowo, S. (2023). Analisis fasilitas pelayanan pada stasiun kereta api sebagai simpul transportasi perkotaan. Jurnal Transportasi dan Infrastruktur, 5(2), 112–121. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.