skip to main content

The Autonomous City : Perancangan Kota Masa Depan sebagai Sistem Hidup Otonom Berbasis Autopoietic Intelligence Melalui Pendekatan Spekulatif

*I Putu Andi Dhiarkadana  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Krisis perencanaan kota konvensional yang bertumpu pada masterplan statis telah menghasilkan kota-kota yang tidak mampu merespons kompleksitas dinamika urban secara adaptif. Perancangan ini mengajukan pendekatan spekulatif dalam merancang kota masa depan sebagai sistem hidup otonom berbasis Autopoietic Intelligence, di mana kota tidak dirancang sebagai objek melainkan sebagai sistem yang menghasilkan konfigurasinya sendiri. Metode yang digunakan adalah speculative world-building dengan mengintegrasikan teori autopoiesis, teori sistem kompleks, dan ilmu kota baru ke dalam enam sistem yang saling terhubung: World Seed, Metabolic System, Cognitive System, Temporal System, Spatial Logic, dan Growth Logic. Perancangan ini menunjukkan bahwa kota yang dirancang dengan logika autopoietik menghasilkan empat tipologi zona emergent yang berevolusi secara temporal melalui tiga fase, yaitu Germination, Growth, dan Equilibrium, dengan karakter spasial yang dapat dibaca dari skala urban hingga skala bangunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan spekulatif berbasis sistem autopoietik membuka kemungkinan baru dalam arsitektur untuk merancang bukan bentuk akhir sebuah kota, melainkan kondisi yang memungkinkan kota untuk hidup dan berkembang secara otonom.  Kata kunci: arsitektur spekulatif, autopoiesis, sistem kota, kota otonom, world-building
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Dunne, A., & Raby, F. (2013). Speculative Everything: Design, Fiction, and Social Dreaming. MIT Press

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.