skip to main content

REVITALISASI INTERNATIONAL BATIK CENTER (IBC) PEKALONGAN MELALUI PENDEKATAN ARSITEKTUR NARATIF DAN KONTEKSTUAL SEBAGAI MEDIA PENGUATAN NASIONALISME GENERASI MUDA

*Muhammad Alif Auriansyah  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
International Batik Center (IBC) berperan menjadi salah satu sentra perdagangan  batik di Kota Pekalongan yang mendukung industri kreatif serta menjadi wadah pelestarian  budaya batik. Akan tetapi, perubahan pola konsumsi masyarakat dan peningkatan  penggunaan platform belanja daring menyebabkan penurunan minat kawasan secara drastis  terutama pada generasi muda. Sehingga, fungsi kawasan menjadi kurang optimal baik sebagai  ruang interaksi budaya, ekonomi, maupun edukasi batik. Perancangan ini bertujuan untuk  mengembalikan vitalitas kawasan International Batik Center (IBC) sebagai pusat regenerasi  budaya batik yang dapat mewadahi keterlibatan penggunanya terkhusus generasi muda dalam  memperkuat nilai-nilai nasionalis dengan pengalaman ruang yang edukatif dan interaktif.  Melalui pendekatan arsitektur naratif, dihadirkan ruang-ruang yang memiliki cerita dalam  memberikan pengalaman dengan tetap memperhatikan aspek kontekstual dan identitas  kawasan. Revitalisasi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi utama kawasan  International Batik Center (IBC) sekaligus menumbuhkan apresiasi generasi muda terhadap  budaya batik sebagai warisan bangsa melalui arsitektur sebagai media pembelajaran dan  penguatan identitas nasional.
Article Info
Section: Articles
Language : ID