skip to main content

HYBRID LIVING CENTRE : DESIGNING SPATIAL SEQUENCE TO MEDIATE WORK STRESS IN THE DAILY RHYTHM OF THE YOUNGER GENERATION

*Muhammad Thoriq Kamil  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Hybrid Living Centre merupakan pengembangan mixed-use vertikal yang mengintegrasikan fungsi retail, perkantoran, hunian, dan leisure dalam satu ekosistem bangunan. Proyek ini menjawab kebutuhan gaya hidup urban modern yang menuntut efisiensi mobilitas, produktivitas, serta kualitas hidup yang lebih baik. Konsep Vertical Transition diterapkan melalui susunan ruang yang bergerak dari zona publik menuju privat secara bertahap. Setiap fungsi dihubungkan oleh Transitional Space berupa panoramic lift dan sky garden sebagai ruang jeda untuk interaksi sosial, relaksasi, dan pemulihan. Melalui integrasi Work, Pause, Live, dan Connect, bangunan menciptakan lingkungan hidup vertikal yang lebih efisien, sehat, dan berkelanjutan.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Atlus. (2024) Persona 3 Reload. Tokyo, Sega. Zumthor, P. (2006) Atmospheres: Architectural environments, surrounding objects. Basel, Birkhäuser

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.