skip to main content

PERANCANGAN HOTEL BINTANG EMPAT DI KAWASAN SEMARANG BARAT

*Zhanuardo Ghazy Falah Athallah  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Perkembangan Kawasan Barat Kota Semarang sebagai koridor transportasi udara yang berpusat pada Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani telah mendorong peningkatan intensitas mobilitas pelaku bisnis, wisatawan, dan peserta kegiatan MICE secara signifikan. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara tingginya permintaan akomodasi berkualitas dengan minimnya ketersediaan hotel bintang empat di kawasan tersebut, yang selama ini masih terkonsentrasi di Semarang Tengah. Permasalahan arsitektural yang mendasari perancangan ini adalah bagaimana hotel dapat dihadirkan bukan sekadar sebagai fasilitas komersial, melainkan sebagai ruang transisi yang efisien, representatif, dan responsif terhadap konteks iklim serta dinamika mobilitas kawasan. Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur ini disusun menggunakan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka, observasi lapangan, serta studi banding terhadap tiga hotel bintang empat di Kota Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa tapak di Jl. Puri Anjasmoro, Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat seluas ±6.794 m² memenuhi kriteria lokasi hotel bisnis skala menengah berdasarkan aksesibilitas, peruntukan lahan, dan kedekatan dengan simpul transportasi. Ketentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) membatasi ketinggian bangunan maksimal empat lantai sesuai Permenhub No. PM 44 Tahun 2015, sehingga kapasitas hotel ditetapkan sebesar 60 kamar yang terdiri atas Superior Room, Deluxe Room, dan Suite Room dengan total luas bangunan ±4.200 m²  Program perancangan mengintegrasikan pendekatan arsitektur tropis sebagai respons terhadap kondisi iklim tropis lembab dan karakteristik kawasan pesisir, yang diwujudkan melalui strategi orientasi bangunan, pengendalian radiasi matahari, ventilasi silang, penggunaan material adaptif, serta integrasi vegetasi sebagai pengendali iklim mikro. Hasil perumusan program ini diharapkan dapat menjadi landasan konseptual yang komprehensif bagi tahap perancangan arsitektur selanjutnya. Kata Kunci: hotel bintang empat, kawasan barat Semarang, arsitektur tropis, ruang transisi, mobilitas kawasan, KKOP, akomodasi bisnis.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Lawson, F. (1995). Hotels and resorts: Planning, design and refurbishment. Oxford: Architectural Press

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.