skip to main content

Hysteria Art Site Creative Retreat In Artists-Based Ecosystem Of Kolektif Hysteria 

*Kenji Adam Musuko Harryuichi  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kota Semarang yang disebut sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia masih kekurangan ruang yang bisa menampung kegiatan kreatif tersebut. Dengan isu tersebut, muncul Kolektif Hysteria yang menjadi komunitas untuk wadah seniman yang bertujuan untuk mengatasi isu-isu kota melalui seni. Semakin lama, Kolektif Hysteria semakin berkembang tiap tahunnya dan diperlukan ruang untuk mencakup perkembangan aktivitas dan program mereka. Pada tahun 2025, Kolektif Hysteria berencana merelokasikan kantor/ basecamp mereka yang awalnya berada Gajahmungkur, Semarang ke Gunungpati, Semarang. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan arsitektur yang mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi Kolektif Hysteria yang berdampak pada industri kreatif di Semarang.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Norberg-Schulz, C. (1979). Genius loci: Towards a phenomenology of architecture. Academy Editions

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.