skip to main content

LIVING WITH WATER : REVITALISASI PEMUKIMAN TRADISIONAL PESISIR MORODEMAK MELALUI PENDEKATAN ARSITEKTUR ADAPTIF

*Kamal Nurul Huda  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kawasan pesisir Morodemak di Kabupaten Demak menghadapi permasalahan banjir rob, penurunan tanah, dan abrasi yang berdampak pada menurunnya kualitas hunian serta aktivitas ekonomi masyarakat nelayan. Penanganan konvensional yang bersifat defensif belum mampu memberikan solusi berkelanjutan, sehingga diperlukan pendekatan yang adaptif terhadap dinamika air. Perancangan ini mengusung konsep Living with Water melalui pendekatan arsitektur adaptif yang mengintegrasikan hunian panggung, ruang publik responsif genangan, sistem sirkulasi berbasis boardwalk, serta infrastruktur hijau-biru seperti rehabilitasi mangrove dan sistem retensi air. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis kondisi kawasan. Hasil perancangan berupa masterplan kawasan pesisir yang resilien, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta dapat menjadi model revitalisasi pesisir berkelanjutan.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Ameh, H., Badarnah, L., & Lamond, J. (2024). Amphibious Architecture: A biomimetic design approach to flood resilience. Sustainability, 16(3), 1069

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.