skip to main content

INTEGRATED BEACH TOURISM CENTER BERBASIS PENGALAMAN WISATA DI PESISIR PANTAI SELATAN GUNUNGKIDUL

*Athariella Ezra Afriansa  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kabupaten Gunungkidul memiliki kawasan pesisir selatan dengan potensi wisata pantai yang  tinggi, didukung oleh keragaman lanskap alam serta aktivitas bahari seperti snorkeling, surfing,  berenang, dan eksplorasi pesisir. Namun, tingginya potensi dan kunjungan wisata tersebut  belum sepenuhnya diimbangi oleh keberadaan fasilitas terpadu yang mampu mengintegrasikan  fungsi informasi, orientasi, pelayanan, dan aktivitas wisata dalam satu sistem ruang yang  terencana. Oleh karena itu, perencanaan dan perancangan Pusat Wisata Pantai Berbasis  Pengalaman Wisata (tourism experience) di pesisir pantai selatan Gunungkidul diarahkan  sebagai wadah yang mampu meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan melalui  pembentukan pengalaman ruang yang kontekstual, berkarakter, dan terintegrasi dengan  lingkungan pesisir. Pendekatan perancangan menitikberatkan pada hubungan antara karakter  lokasi, elemen arsitektur, aktivitas wisata, serta fasilitas pendukung untuk menciptakan  rangkaian pengalaman wisata yang utuh. Tapak yang dipilih berada di kawasan Pantai Krakal,  Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, karena memiliki kedekatan  dengan berbagai pusat aktivitas bahari, berada pada koridor wisata pantai yang populer, serta  berpotensi menjadi simpul orientasi dan pelayanan wisata. Hasil perencanaan ini diharapkan  dapat menghasilkan konsep pusat wisata pantai yang tidak hanya memenuhi kebutuhan  fungsional, tetapi juga memperkuat identitas kawasan, mendukung branding destinasi, dan  mendorong pengembangan wisata pesisir secara berkelanjutan.
Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Inskeep, E. (1991). Tourism planning: An integrated and sustainable development approach. John Wiley & Sons

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.