skip to main content

PERANCANGAN SEKOLAH ALAM TINGKAT KB-TK-SD DI KOTA SEMARANG BERBASIS PENDEKATAN EKOLOGIS

*Ra Azzahra Ghaitsa Zhahira  -  UNIVERSITAS DIPONEGORO, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Kota Semarang merupakan ibukota di Jawa Tengah yang telah mengalami berbagai masalah lingkungan, seperti menurunnya kualitas lingkungan, berkurangnya ruang terbuka hijau, dan peningkatan suhu udara. Kondisi ini menyebabkan perlunya dukungan untuk pendidikan yang dapat meningkatkan kesadaran akan lingkungan. Perancangan Sekolah Alam di Kota Semarang bertujuan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang berbasis lingkungan sekitar dan interaktif. Penggunaan pendekatan berbasis ekologis memiliki keterkaitan antara manusia, bangunan, dan alam yang saling membutuhkan dan mempengaruhi. Konsep perancangan berfokus pada hubungan aspek alam pada proses belajar mengajar, pemaksimalan potensi tapak, dan penerapan prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan ekosistem pada bangunan. Pengolahan massa bangunan yang menyebar agar dapat memaksimalkan ruang terbuka hijau, pemanfaatan cahaya dan penghawaan alami, pemanfaatan air hujan, pengolahan sampah, dan penggunaan material ramah lingkungan merupakan langkah pengaplikasian pendekatan ekologis. Sekolah alam ini dirancang sebagai ruang pembelajaran terbuka yang memberikan siswa kesempatan untuk dapat berinteraksi dengan alam. Perancangan Sekolah Alam di Kota Semarang dengan pendekatan ekologis diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembelajaran berbasis lingkungan, adaptif terhadap kondisi iklim, serta menumbuhkan kepedulian lingkungan pada siswa sejak dini. Kata Kunci: Sekolah Alam, Kota Semarang, Pendekatan Berbasis Ekologis.Kota Semarang merupakan ibukota di Jawa Tengah yang telah mengalami berbagai masalah lingkungan, seperti menurunnya kualitas lingkungan, berkurangnya ruang terbuka hijau, dan peningkatan suhu udara. Kondisi ini menyebabkan perlunya dukungan untuk pendidikan yang dapat meningkatkan kesadaran akan lingkungan. Perancangan Sekolah Alam di Kota Semarang bertujuan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang berbasis lingkungan sekitar dan interaktif. Penggunaan pendekatan berbasis ekologis memiliki keterkaitan antara manusia, bangunan, dan alam yang saling membutuhkan dan mempengaruhi. Konsep perancangan berfokus pada hubungan aspek alam pada proses belajar mengajar, pemaksimalan potensi tapak, dan penerapan prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan ekosistem pada bangunan. Pengolahan massa bangunan yang menyebar agar dapat memaksimalkan ruang terbuka hijau, pemanfaatan cahaya dan penghawaan alami, pemanfaatan air hujan, pengolahan sampah, dan penggunaan material ramah lingkungan merupakan langkah pengaplikasian pendekatan ekologis. Sekolah alam ini dirancang sebagai ruang pembelajaran terbuka yang memberikan siswa kesempatan untuk dapat berinteraksi dengan alam. Perancangan Sekolah Alam di Kota Semarang dengan pendekatan ekologis diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembelajaran berbasis lingkungan, adaptif terhadap kondisi iklim, serta menumbuhkan kepedulian lingkungan pada siswa sejak dini. Kata Kunci: Sekolah Alam, Kota Semarang, Pendekatan Berbasis Ekologis.
Article Info
Section: Articles
Language : ID