skip to main content

KARONESE ECONOMIC AND CULTURAL CENTRE KABANJAHE DENGAN PENDEKATAN WING+T

*Ignatius Bayu K. Bangun  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pasar Kabanjahe merupakan pusat perekonomian regional di Kawasan Kabupaten Karo, namun walaupun fungsinya yang sangat vital, bangunan ini memiliki banyak sekali permasalahan yang menghambat perkembangannya dan wilayah sekitarnya seperti: Pasar dalam kondisi buruk dan tidak mampu menampung jumlah pengguna, Kemacetan parah setiap hari, Tidak ada solusi pasca kebakaran 2008, dan Tidak ada public space berupa RTH di sekitar lokasi. Oleh sebab itu rancangan sebuah kompleks pasar baru akan dibutuhkan. Adapaun dalam perancangannya, Pasar harus memenuhi standar agar kegiatan berjalan lancar. Selain itu akan diadakan Penambahan cultural center sebagai pusat kegiatan warga dan edukasi budaya. Dan dengan Menggunakan konsep WInG+T dalam perancangan untuk menciptakan desain yang tanggap lokasi, inklusif, berkelanjutan dan memiliki daya Tarik turisme.

 

 

 

Fulltext View|Download
  1. Ramdini. N, Sarihati. T, Salayanti. S. (2015). Perancangan Interior Pusat Kebudayaan Yogyakarta, e-Proceeding of Art & Design : Vol.2, No.2 Agustus 2015 : 879
  2. Sitanggang, Hilderia. (1991). Arsitektur Tradisional Batak Karo. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
  3. Badan Standarisasi Nasional. (2021). SNI 8152:2021 untuk Pasar Rakyat. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional
  4. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 272/HK.105/DRJD/96 mengenai Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.