skip to main content

RUMAH SAKIT KHUSUS ORTOPEDI DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR PERIILAKU DI KOTA YOGYAKARTA

*Lianny Albar  -  Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Belum terdapatnyasebuahfasilitaskesehatankhususuntukkesehatantulang di Kota Yogyakarta terlepasdaribanyaknyakasusmengenaikesehatantulangmasyarakatmenjadi salah satufaktordilakukanperencanaan dan perancanganrumahsakitkhususortopedi di Kota Yogyakarta. Dikarenakanpasienseringkaliharusdirujukkerumahsakitkhususortopedi di kota lain untukmendapatkanperawatan, haliniakanmemengaruhikondisipasienortopedi, mengingatsulitnyamobilitaspasienuntukmenjalaniperawatan di rumahsakitrujukan.      Sehingga, diperlukansebuahfasilitaskhusus yang sama di Kota Yogyakarta untukmemberikanpelayananterkaitortopedi demi kemajuanfasilitasbidangkesehatan di wilayahnya. Perencanaan dan perancanganRumahSakitKhususOrtopedi di Kota Yogyakarta diharapkandapatmengakomodasipelayanankesehatantulangdenganmemperhatikanperilakusasaranpengguna di dalamnya

Fulltext View|Download
  1. Haryadi dan B. Setiawan (1995). Arsitektur Lingkungan dan Perilaku. PPPSL Dirjen Dikti Depdikbud, Jakarta
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Teknis Bangunan dan Prasarana
  3. Rumah Sakit. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 tahun 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  4. Laurens, Joyce Marcella. (2004). Arsitektur dan Perilaku Manusia. Jakarta: Grasindo
  5. Neufert, Ernest. 2002. Data Arsitek Edisi Kedua Jilid 2. Jakarta: Erlangga (Ahli Bahasa oleh Sjamsu Amril)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.