skip to main content

AQUATIC RESEARCH CENTER DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIONIK

*NADIM HASBA  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Climate Change dan Global Warming atau dalam bahasa Indonesia Perubahan Iklim dan Pemanasan Global merupakan masalah utama di seluruh dunia tidak hanya di indonesia. Banyak sekali efek negative yang terjadi akbat global warming dan climate change seperti kerusakan ekosistem laut Indonesia berada di wilayah pusat segitiga terumbu karang dunia atau biasa disebut “The Coral Triangle” Sayangnya, Coral Triangle saat ini terancam oleh akibat dari global warming terhadap air laut di terumbu karang. Kondisi air yang berubah mengancam masyarakat pesisir dan merusak terumbu karang yang rapuh. Aquatic Research Center merupakan tempat untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan konservasi atau restorasi biota laut yang terancam akibat dari pemanasan global. oceanarium bisa menjadi sebuah wadah yang memungkinkan untuk menunjukan hasil dari restorasi dan konservasi dari research center. Melalui oceanarium bisa membantu menyadarkan masyarakat mengenai efek dari pemanasan global terhadap keanekaragaman hayati di indonesia
Fulltext View|Download
  1. Ambarsari, Anitri .P. 2011. Pusat Penelitian Terumbu Karang di Karimun Jawa. Tugas Akhir Jurusan Arsitektur Universitas Sebelas Maret
  2. Qiu, Fong. 2013. Algae Architecture. Architectural Engineering Lab 10 Tu DELFT. Netherlands
  3. Rice, William. D. 1994. Interactive Architecture in Marine Enviroment. Thesis for Texas Tech University. Lubbock

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.