skip to main content

PUSAT PENGEMBANGAN KERAJINAN TENUN DAN SULAM TAPIS DI KOTA BANDAR LAMPUNG

*KHOIRUNNISA INDRIANI  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Berdasarkan data dari BEKRAF dan BPS, kriya dan fashion menjadi sub sektor unggulan setelah kuliner di Kota Bandar Lampung. Perkembangan kain Tapis mengalami kemajuan dengan adanya berbagai kebutuhan dari sektor pariwisata serta perdagangan yang semakin meluas. Pemprov Lampung rumuskan Rencana Aksi Daerah Pembinaan dan Pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif di Provinsi Lampung Nomor: 156/NK/BEKRAF/X/2019 dan Nomor: G/V.20/HK/2019 sejalan dengan implementasi Visi dan Misi Pemprov Lampung 2019-2024 : mengembangkan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melalui pengembangan sentra sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.

Fulltext View|Download
  1. Bekraf and BPS. 2019. Infografis Sebaran Pelaku Ekonomi Kreatif. Jakarta. Bekraf
  2. Broadbent, dkk. 1980. Sign, Symbol and Architecture. Chicheste. John Willey & Sons Ltd
  3. Broadbent, Geoffrey. 1973. Design in Architecture. London. John Willey & Sons Ltd
  4. Narjoko, dkk. 2015. Rencana Pengembangan Kerajinan Nasional. Jakarta: PT.Republik Solusi
  5. Neufert, Ernst. 2002. Data Arsitek Jilid II. Jakarta : Erlangga
  6. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 10 Tahun 2011 tentang RTRW Provinsi Lampung 2011-2030
  7. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 7 Tahun 2014 tentang Bangunan Gedung

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.