KAJIAN PERILAKU WISATAWAN DAN PKL DI LAPANGAN MERDEKA BENGKULU PADA FASE NORMAL BARU

Abdul Hamid Hakim
DOI: 10.14710/jpk.8.2.188-199

Abstract


Himbauan Pemerintah  untuk melakukan aktifitas dengan menerapkan protokol kesehatan wajib dipatuhi oleh masyarakat untuk menghindari penyebaran wabah yang sangat cepat. Bengkulu sebagai salah satu provinsi di Indonesia menerapakan hal serupa, tetapi kenyataan yang terjadi di lapangan banyak masyarakat yang tidak mengindahkan himbau ini dengan tetap melakukan aktifitas seperti biasa, seperti berkumpul ditempat wisata salah satunya yaitu Koridor Lapangan Merdeka Bengkulu yang menjadi lokasi penelitian pada ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku masyarakat di Koridor Lapangan Merdeka Bengkulu sebagai ruang publik dalam mengahadapi masa normal baru. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif evaluatif yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang apa yang terjadi, yang merupakan kondisi nyata mengenai keterlaksanaan rencana yang memerlukan evaluasi. Hasil menunjukan bahwa kawasan koridor Lapangan Merdeka Bengkulu sebagai salah satu magnet wisata di Kota Bengkulu, belum siap menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemi dan kurangnya fasilitas yang dapat digunakan untuk pencegahan penyebaran infeksi virus corona khususnya di Kota Bengkulu.


Keywords


Bengkulu; Ruang Publik; Wisata; Protokol Kesehatan

Full Text: PDF

References


Alter, L. (2020). Urban Design After The Coronavirus. Treehugger. Retrieved 17 Februari, 2021, from https://www.treehugger.com/urban-design-after-coronavirus-4848013

Altman, I. (1975). The Environment and Social Behavior: Privacy, Personal Space, Territory, and Crowding. Monterey, California: Brooks/Cole Publishing Company.

Alwasilah, A. C. (2003). Pokoknya Kualitatif. Jakarta: PT. Dunia Pustaka Jaya.

BAPPEDA Provinsi Bengkulu. Dokumen Rencana Terpadu dan Program Investasi Infrastruktur Jangka Menengah Bidang Cipta Karya Tahun 2015 – 2019, Provinsi Bengkulu. Bengkulu: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bengkulu.

Bourouiba, L., Dehandschoewercker, E., & Bush, J. W. (2014). Violent Expiratory Events: on Coughing and Sneezing. Journal of Fluid Mechanics, 745, 537-563. Doi: https://doi.org/10.1017/jfm.2014.88

Budihardjo, E., & Sutarjo, D. (2009). Kota Berkelanjutan (Sustainable City). Bandung: PT Alumni.

Fajar. (2020). Mengenal Konsep New Normal. indonesia.go.id. from https://indonesia.go.id/ragam/komoditas/ekonomi/mengenal-konsep-new-normal

Firmansyah. (2020). Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Bengkulu Tertinggi se-Indonesia, Ini Sebabnya, Kompas.com. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2020/08/06/18005841/tingkat-kematian-akibat-covid-19-di-bengkulu-tertinggi-se-indonesia-ini?page=all

Hantono, D. (2019). Kajian Perilaku Pada Ruang Terbuka Publik. NALARs, 18(1), 45-56. Doi: https://doi.org/10.24853/nalars.18.1.45-56

Hantono, D., & Pramitasari, D. (2018). Aspek Perilaku Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial Pada Ruang Terbuka Publik. Nature: National Academic Journal of Architecture, 5(2), 85-93. Doi: https://doi.org/10.24252/nature.v5i2a1

Honey-Rosés, J., Anguelovski, I., Chireh, V. K., Daher, C., Konijnendijk van den Bosch, C., Litt, J. S., Mawani, V., McCall, M. K., Orellana, A., & Oscilowicz, E. (2020). The Impact of COVID-19 on Public Space: An Early Review of The Emerging Questions–Design, Perceptions and Inequities. Cities & Health, 1-17. Doi: https://doi.org/10.1080/23748834.2020.1780074

Irfandi, Mirza, Irzaidi, & Huda, K. (2017). Pengaruh Kualitas Fisik Ruang Terbuka Publik Aktif Perkotaan Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2017.

Kinnari Travel. (2020). Covid-19 and Myanmar Markets. from https://www.kinnaritravel.com/covid-19-and-myanmar-markets/

Republik Indonesia. (2020a). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 Tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Tempat Kerja Perkantoran Dan Industri Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha Pada Situasi Pandemi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2020b). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Jakarta: Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia.

Rizqi, N. m. M., Fajar, P., Prima, T. S., & Hantono, D. (2020). Pola Pergerakan Pembeli Terhadap Tata Letak Pedagang Kaki Lima di Pasar Sumur Batu Jakarta Pusat. Undagi: Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa, 8(1), 1-9. Doi: https://doi.org/10.22225/undagi.8.1.1588.1-9

Sandford, A. (2020). Coronavirus: Half of Humanity Now on Lockdown As 90 Countries Call for Confinement. Euronews. from https://www.euronews.com/2020/04/02/coronavirus-in-europe-spain-s-death-toll-hits-10-000-after-record-950-new-deaths-in-24-hou

Suprayogo, I., & Tobroni. (2001). Metodologi Penelitian Sosial-Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Turan, S. Ö., Pulatkan, M., Beyazlı, D., & Özen, B. S. (2016). User Evaluation of The Urban Park Design Implementation with Participatory Approach Process. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 216, 306-315. Doi: https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.12.042

WHO. (2020a). Anjuran mengenai penggunaan masker dalam konteks COVID-19. World Health Organization Retrieved from https://www.who.int/docs/default-source/searo/indonesia/covid19/anjuran-mengenai-penggunaan-masker-dalam-konteks-covid-19-june-20.pdf?sfvrsn=d1327a85_2.

WHO. (2020b). Coronavirus. from https://www.who.int/healthtopics/coronavirus#tab=tab


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengembangan Kota

License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0