PEMBENTUKAN COMPACTNESS DI KAWASAN KAMPUS: STUDI KASUS KAWASAN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Renindya Azizza Kartikakirana
DOI: 10.14710/jpk.7.2.181-190

Abstract


Keberadaan fasilitas pendidikan berdasarkan aspek perencanaan wilayah dan kota memberikan kontribusi terhadap pengembangan kawasan ataupun wilayah.  Fasilitas pendidikan tersebut memicu munculnya permukiman di sekitarnya. Pada umumnya mahasiswa lebih memilih untuk bertempat tinggal di sekitar kampus untuk memudahkan pergi ke kampus. Ini memicu munculnya area permukiman di sekitar kampus berupa rumah indekos (rumah kos). Aktivitas bermukim dan pendidikan tersebut mendorong munculnya aktivitas-aktivitas lain seperti perdagangan, dan perkantoran. Hal ini menjelaskan bagaimana suatu kekompakan itu muncul pada lingkup kawasan kampus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menemukan atribut compactness di kawasan kampus dan menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan compactness di kawasan kampus. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deduktif-kuantitatif-kualitatif. Kepadatan kawasan, kesatuan aktivitas, perjalanan dengan berjalan kaki, interaksi sosial dan ekonomi merupakan sifat-sifat dari konsep compact (compactness) yang terbentuk di kawasan ini. Faktor-faktor yang mendorong terbentuknya compactness di kawasan ini yaitu keberadaan Universitas AMIKOM Yogyakarta, pemadatan kawasan, kemauan berjalan kaki, dan interaksi antar penghuni kawasan. 


Keywords


Kawasan kompak; Kampus kompak; Compactness; Compact development

Full Text: PDF

References


BPS Kabupaten Sleman. (2019). Kecamatan Depok Dalam Angka 2019. Sleman: BPS Kabupaten Sleman.

Burton, E. (2000). The Compact City: Just or Just Compact? A Preliminary Analysis. Urban Studies, 37(11), 1969-2006.

Hajrasouliha, A. H. (2015). The Morphology of the" Well-Designed Campus": Campus Design for a Sustainable and Livable Learning Environment. (Doctoral dissertation), University of Utah.

Jenks, M. J., Burgess, M. J. R., Acioly, C., Allen, A., Barter, P. A., & Brand, P. (2000). Compact Cities: Sustainable Urban Forms for Developing Countries. USA & Canada: Spon Press.

Kartikakirana, R. A. (2014). Tingkat Kompaksi Kawasan Pondok Pesantren di Kabupaten Jombang. (Tugas Akhir), Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Kjærås, K. (2020). Towards a Relational Conception of The Compact City. Urban Studies, 1-17. Doi: 10.1177/0042098020907281

Koziatek, O., & Dragićević, S. (2019). A Local and Regional Spatial Index for Measuring Three-Dimensional Urban Compactness Growth. Environment and Planning B: Urban Analytics and City Science, 46(1), 143-164. Doi: 10.1177/2399808317703983

Lee, J., Kurisu, K., An, K., & Hanaki, K. (2014). Development of The Compact City Index and its Application to Japanese Cities. Urban Studies, 52(6), 1054-1070.

Matloob, F. A. (2018). Structural Layout as a Crucial Factor Towards Campus Sustainability. Sustainable Resources Management Journal, 3(4), 1-16. Doi: 10.5281/zenodo.2539697

Mouratidis, K. (2018). Is Compact City Livable? The Impact of Compact Versus Sprawled Neighbourhoods on Neighbourhood Satisfaction. Urban Studies, 55(11), 2408-2430. Doi: 10.1177/0042098017729109

Neuman, M. (2005). The Compact City Fallacy. Journal of Planning Education and Research, 25, 11-26. Doi: 10.1177/0739456X04270466

Rogatka, K., & Ribeiro, R. R. R. (2015). A Compact City and it's Social Perception: A Case Study. Urbani Izziv, 26(1), 121-131.

Roychansyah, M. S. (2006). Paradigma Kota Kompak: Solusi Masa Depan Tata Ruang Kota? INOVASI, 7(XVIII), 19-27.

Sadikin, A. (2009). Konsep Penataan Spasial Pelayanan Pendidikan Untuk Jenjang SMP di Surabaya Berdasarkan Indikator Kota Kompak. (Magister), Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Steiner, F. R., & Butler, K. (2007). Planning and Urban Design Standards. Canada: American Planning Association.

Yeang, L. D. (2000). Urban Design Compendium. London: English Partnerships.

Yunus, H. S. (2010). Struktur Tata Ruang Kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Pengembangan Kota

License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0