TRIP RATE DAN POLA PERGERAKAN PADA TRANSMART SETIABUDI SEMARANG SEBAGAI SALAH SATU PUSAT PERBELANJAAN BERKONSEP MULTI-AKTIVITAS

Yudi Basuki, Sri Rahayu, Maestri Gritanarum
DOI: 10.14710/jpk.7.1.77-82

Abstract


Maraknya pembangunan pusat perbelanjaan mendorong perusahaan untuk terus melakukan inovasi, salah satunya adalah konsep 4 in 1 pada Transmart Setiabudi Semarang. Pembangunan ini akan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah tarikan perjalanan. Tujuan penelitian ini mengetahui trip rate sebagai model tarikan perjalanan dan pola pergerakan. Metode yang digunakan untuk membentuk model tarikan perjalanan dalam penelitian ini adalah trip rate dan analisis pola pergerakan. Metode ini menggunakan data kedatangan pengunjung dibagi dengan luas aktivitas guna lahan, sedangkan pola pergerakan diperoleh  dari data sebaran tempat asal pengunjung. Hasil dari penelitian ini adalah trip rate dan pola perjalanan. Trip rate total yaitu jumlah pengunjung dibagi luas area Transmart didapat 0,057 orang/m2. Trip rate tiap aktivitas terdiri dari trip rate area aktivitas belanja yaitu 0,035 orang/m2, trip rate area aktivitas bersantap 0,152 orang/m2, trip rate area aktivitas bermain 0,072 orang/m2, trip rate area aktivitas menonton 0,298 orang/m2. Pola pergerakan pengunjung Transmart berasal dari dalam dan luar Kota Semarang dan terdiri dari tujuan perjalanan satu aktivitas dan multi-aktivitas. Pusat perbelanjaan dengan konsep 4 in 1 memiliki trip rate yang rendah karena karakteristik perjalanan pengunjung dengan multi-aktivitas yang dilakukannya.

Keywords


pusat perbelanjaan; trip rate; pola pergerakan; multi-aktivitas

Full Text: PDF

References


Al Razib, M. S., & Rahman, F. I. (2017). Determination of Trip Attraction Rates of Shopping Centers in Uttara Area, Dhaka. American Journal of Management Science and Engineering, 2(5), 150-155. doi:10.11648/j.ajmse.20170205.19

Ansusanto, J. D., Munawar, A., Priyanto, S., & Wibisono, B. H. (2011). Pola Perilaku Perjalanan di Wilayah Perkotaan. Artikel dipresentasikan di Seminar Nasional Penanganan Kegagalan Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur, Surabaya.

Arentze, T. A., Oppewal, H., & Timmermans, H. J. P. (2005). A Multipurpose Shopping Trip Model to Assess Retail Agglomeration Effects. Journal of Marketing Research, 42(1), 109-115. doi:10.1509/jmkr.42.1.109.56884

Datta, T. K., Datta, S., & Nannapaneni, P. (1998). Trip-Generation Models for Multiuse Highway Commercial Developments. ITE Journal, 68(2), 24-31. Retrieved from http://www.ite.org/itejournal/default.asp

Hensher, D. A., & Button, K. J. (2007). Handbook of Transport Modelling. Amsterdam: Emerald Group Publishing Limited.

Insitute Transportation of Engineering. (2017). ITE Trip Generation 10th Edition Hits the Street. ITE Journal, 87(12), 35-38. Retrieved from https://search.proquest.com/openview/e20b1e287196d4deb5463699588c8497/1?pq-origsite=gscholar&cbl=42116

Leszczyc, P. T. L. P., Sinha, A., & Sahgal, A. (2004). The Effect of Multi-purpose Shopping on Pricing and Location Strategy for Grocery Stores. Journal of Retailing, 80(2), 85-99. doi:10.1016/j.jretai.2004.04.006

Lin, P.-S., Fabregas, A., Pinjari, A., Seggerman, K., Bochner, B., Sperry, B., . . . Koneru, V. (2014). Trip Internalization in Multi-use Developments. Diakses dari Florida: https://rosap.ntl.bts.gov/view/dot/27254

Parikh, M., & Varia, H. (2016). A Review on Developing Shopping Trip Generation Model in Residential Area of Ahmedabad City-a Case study of Gurukul Area. International Journal of Engineering Development and Research, 4(2), 574-584. Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/99ae/e3e52d777d07c798225def4f851683230da0.pdf

Sasidhar, K., Vineeth, Y., Subbarao, S., & Vineethreddy. (2016). Trip Attraction Rates of Commercial Land Use. Indian Journal of Science and Technology, 9(30). doi:10.17485/ijst/2016/v9i30/99245

Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Bandung: Penerbit ITB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pengembangan Kota

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.