PENGEMBANGAN WISATA PANTAI MUTUN TERHADAP DAMPAK FISIK, SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DESA SUKAJAYA LEMPASING, KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG

Tri Adi Wibowo, Hari Kaskoyo, Abdullah Aman Damai
DOI: 10.14710/jpk.7.1.83-90

Abstract


Pariwisata merupakan sektor yang potensial untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi dan pembangunan bagi masyarakat pesisir. Pantai Mutun merupakan salah satu obyek wisata bahari di Provinsi Lampung yang cukup terkenal dan ramai dikunjungi wisatawan. Desa Sukajaya merupakan desa dengan pemukiman masyarakat yang berjarak tidak jauh dengan kegiatan pariwisata di Pantai Mutun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan objek wisata Pantai Mutun ditinjau dari sektor perundang-undangan dan pengaruhnya terhadap kehidupan fisik, sosial dan ekonomi masyarakat Desa Sukajaya. Hasil penelitian menunjukkan dampak fisik, sosial, budaya, dan ekonomi yang terjadi akibat perkembangan pariwisata Pantai Mutun yaitu perubahan infrastrukur jalan, peralihan profesi masyarakat, hilangnya rasa percaya masyarakat Desa Sukajaya terhadap pemerintah dan pengelola, hilangnya rasa gotong royong antar masyarakat, peningkatan kesadaran pendidikan keluarga dan bertambahnya peluang kerja masyarakat. Pendapatan rata-rata masyarakat Desa Sukajaya per bulan yaitu Rp 815.000,00 dan peluang kerja masyarakat Desa Sukajaya yaitu sebesar 85%.

Keywords


Development of tourism; the impact of tourism; Sukajaya Village

Full Text: PDF

References


Abdillah, D. (2016). Pengembangan Wisata Bahari di Pesisir Pantai Teluk Lampung. Jurnal Destinasi Kepariwisataan Indonesia Vol, 1(1), 45-66. Retrieved from https://www.academia.edu/33124736/PENGEMBANGAN_WISATA_BAHARI_DI_PESISIR_PANTAI_TELUK_LAMPUNG_Marine_Tourism_Development_In_Lampung_Coastal_Bay

Andriyani, I., & Husnita, L. (2012). Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Pasca Pengembangan Wisata Bahari Di Kepulauan Sikakap, Kabupaten Mentawai. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, 1(2), 95-101. Retrieved from http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/index.php/jurnal-mamangan/article/view/1355

Brohman, J. (1995). Economism and Critical Silences in Development Studies: A Theoretical Critique of Neoliberalism. Third World Quarterly, 16(2), 297-318. doi:10.1080/01436599550036149

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S. P., & Sitepu, D. M. (2001). Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu (Vol. 328). Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Djarwanto, P. S., & Subagyo, P. (1996). Statistik Induktif Edisi Keempat. Yogyakarta: BPFE.

Djou, J. A. G. (2013). Pengembangan 24 Destinasi Wisata Bahari Kabupaten Ende. Jurnal Kawistara, 3(1), 1-116. doi:10.22146/kawistara.3958

Harianik, N., Suswandi, P. E., & Diartho, H. C. (2016). Dampak Objek Wisata Pulau Merah Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan. Retrieved from https://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/75282/NURUL%20HARIANIK.pdf?sequence=1

Kuhaja, T. (2014). Kajian Kelembagaan dalam Pengembangan Pariwisata Pantai yang Berkelanjutan. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 10(3), 278-292. doi:10.14710/pwk.v10i3.7785

Lakshmi, S. R., & Shaji, T. L. (2016). Transformation of Coastal Settlements Due to Tourism. Procedia Technology, 24, 1668-1680. Retrieved from https://core.ac.uk/download/pdf/81129234.pdf

Pitana, I. G. (1999). Pelangi Pariwisata Bali. Diakses dari Denpasar:

Richardson, H. W. (1985). Input-Output and Economic Base Multipliers: Looking Backward and Forward. Journal of Regional Science, 25(4), 607-661. doi:10.1111/j.1467-9787.1985.tb00325.x

Santi, N. M., Hero, Y., & Arifin, H. S. (2017). Kontribusi Wisata Bahari Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Pulau Nusa Penida, Klungkung. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 7(2), 81-98. doi:10.24843/JKB.2017.v07.i02.p05

Suardana, I. W., & Dewi, N. G. A. S. (2015). Dampak Pariwisata Terhadap Mata Pencaharian Masyarakat Pesisir Karangasem: Pendekatan Pro Poor Tourism. PIRAMIDA, 11(2). Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/piramida/article/view/23281/15302

Wakhidah, K., Dewi, S. P., & Ristianti, N. S. (2013). Bentuk Pengembangan Pariwisata Pesisir Berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan. Ruang, 1(2), 261-270. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ruang/article/view/5316

Warpani, S. P. (2007). Pariwisata dalam Tata Ruang Wilayah. Bandung: Penerbit ITB.

Wiranatha. (2008). Pengelolaan Objek Wisata Berbasis Masyarakat (Debat Publik). Diakses dari Denpasar:

World Tourism Organization. (2001). Global Forecasts and Profiles of Market Segments. Europe: UNWTO Publications.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pengembangan Kota

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.