PROSES PEMBERDAYAAN DENGAN MODEL EPE (ENGAGEMENT–PARTICIPATION–EMPOWERMENT) DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA DI KABUPATEN TEGAL

Noor Sofiah, Sunarti Sunarti
DOI: 10.14710/jpk.6.1.45-55

Abstract


PPIP merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur berbasis pemberdayaan masyarakat. Meskipun dalam setiap program berbasis pemberdayaan sudah ada pedoman pelaksanaannya, namun pada pelaksanaan kegiatan PPIP di Kabupaten Tegal, terdapat perbedaan proses pemberdayaan antardesa satu dengan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pemberdayaan dikaitkan dengan proses pemberdayaan model EPE (Engagement–Participation–Empowerment) pada PPIP di Kabupaten Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi multi kasus. Peneliti mengambil dua kasus pada dua lokasi berdasarkan topografi wilayahnya yaitu lokasi di daerah perdesaan di pegunungan (Desa Dukuhbenda) dan daerah perkotaan di daerah dataran rendah (Desa Slawi Kulon). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan analisis dengan model EPE diketahui pada Desa Dukuhbenda (perdesaan) proses pemberdayaan berproses secara linier sesuai tahapannya. Sedangkan pada Desa Slawi Kulon (perkotaan) proses pemberdayaan berproses tidak sesuai dengan tahapannya, fase pemberdayaan terputus pada fase partisipasi.

Keywords


pemberdayaan masyarakat; endogen; eksogen; pembangunan infrastruktur

Full Text: PDF

References


Adisasmita, R. (2006). Membangun Desa Partisipatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ahmad, P., Yusof, F., & Abdullah, F. (2013). Local Economic Growth and Community Sustainability. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 101, 437-444. doi:10.1016/j.sbspro.2013.07.217

Bradley, Q. (2014). Bringing Democracy Back Home: Community Localism and the Domestication of Political Space. Environment and Planning D: Society and Space, 32(4), 642-657. doi:10.1068/d17312

Creswell, J. W. (2014). Penelitian Kualitatif & Desain Riset Edisi ke 3. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Foster-Fishman, P. G., Pierce, S. J., & Van Egeren, L. A. (2009). Who Participates and Why: Building a Process Model of Citizen Participation. Health Education & Behavior, 36(3), 550-569. doi:10.1177/1090198108317408

Gyan, C., & Ampomah, A. O. (2016). Effects of Stakeholder Conflicts on Community Development Projects in Kenyase. SAGE Open, 6(1). doi:10.1177/2158244016635254

Iqbal, M. (2007). Analisis Peran Pemangku Kepentingan dan Implementasinya dalam Pembangunan Pertanian. Jurnal Litbang Pertanian, 26(3), 89-99.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2014). Pedoman Pelaksanaan PPIP. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kusumatantya, I. (2013). Peran Pemangku Kepentingan Dalam Pembentukan Komunitas Guna Mencapai Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 1(1), 33-48.

Mansuri, G., & Rao, V. (2012). Localizing Development: Does Participation Work? : The World Bank.

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2012). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Margarian, A. (2011). Endogenous Rural Development: Empowerment or Abandonment. Artikel di presentasikan di 4th International Summer Conference in Regional Science, Dresden.

Skerratt, S., & Steiner, A. (2013). Working with Communities-of-Place: Complexities of Empowerment. Local Economy, 28(3), 320-338. doi:10.1177/0269094212474241

Steiner, A. A., & Farmer, J. (2017). Engage, Participate, Empower: Modelling Power Transfer in Disadvantaged Rural Communities. Environment and Planning C: Politics and Space, 36(1), 118-138. doi:10.1177/2399654417701730

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.

Tohidi, H., & Jabbari, M. M. (2012). The Aspects of Empowerment of Human Resources. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 31, 829-833. doi:10.1016/j.sbspro.2011.12.150


United Nations. (2008). People Matter: Civic Engagement in Public Governance. Diakses dari New York: http://unpan1.un.org/intradoc/groups/public/documents/un/unpan028608.pdf

Yin, R. K. (2014). Studi Kasus Desain & Metode. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pengembangan Kota

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.