EVALUASI PROGRAM PENYEDIAAN RUMAH LAYAK HUNI BAGI MASYARAKAT MISKIN DI KABUPATEN BELITUNG

Bambang Winarno
DOI: 10.14710/jpk.6.1.66-74

Abstract


Permasalahan pemenuhan rumah bagi masyarakat miskin merupakan hal rumit karena faktor ekonomi, kurangnya partisipasi dan tidak menarik dari sisi bisnis, serta ketidakmampuan berusaha karena usia. Pemerintah sebagai fasilitator penyediaan perumahan yang layak bertanggung jawab atas hal tersebut, sehingga muncul pertanyaan bagaimana penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin? Tujuan penelitian adalah mengevaluasi penyediaan rumah layak huni di Kabupaten Belitung. Hal ini penting untuk mengetahui kesesuaian sasaran program dan mekanisme bantuan bagi masyarakat miskin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melalui penjelasan suatu fenomena secara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa bantuan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin di Kabupaten Belitung sesuai sasaran, namun perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait pengelolaan rumah layak huni pasca pembangunan.

Keywords


Provision ; Residential Homes ; Poor People

Full Text: PDF

References


Aribigbola, A. (2000). Conceptual Issues in Housing and Housing Provision in Nigeria. In A. O. Bayo (Ed.), Effective Housing in 21st century Nigeria. Akure: Environmental Forum, School of Environmental Technology, Federal University of Technology.

Arimurty, A., & Manaf, A. (2013). Lembaga Lokal dan Masyarakat dalam Pemenuhan Kebutuhan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Jurnal Pengembangan Kota, 9(3), 10. doi:10.14710/pwk.v9i3.6542

BAPPEDA Kabupaten Belitung. (2017). Capaian Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Belitung. Kabupaten Belitung: BAPPEDA

Kabupaten Belitung. Diakses dari http://bappeda.belitungkab.go.id/groc/foto/fil es/Paparan%20Wakil%20Bupati_10%20April% 202017.pdf. 30 April 2018

Bernstein, A., Altbeker, A., & Storme, E. (2014). Cities of Hope: Young People and Opportunity in South Africa’s Cities. Johannesburg: The Centre for Development and Enterprise.

Bramantyo. (2012). Efektivitas Regulasi Perumahan di Indonesia dalam Mendukung Penyediaan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Widyariset, 15(1), 243-248.

Budiharjo, E. (2006). Beberapa Pemikiran Dasar tentang Perumahan dan Perkampungan. In J. Silas (Ed.), Sejumlah Masalah Permukiman Kota (pp. 241-252). Bandung: PT Alumni.

Cai, W., & Lu, X. (2015). Housing Affordability: Beyond the Income and Price Terms, using China as a Case Study. Habitat International, 47, 169-175. doi:10.1016/j.habitatint.2015.01.021

Havel, J. E. (1957). Living and Housing Theory (Vol. 1). Perancis: France of University Press.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2016). Kementerian PUPR Siapkan Empat Strategi Penyediaan Perumahan. Diakses dari https://www.pu.go.id/berita/view/10648/kem enterian-pupr-siapkan-empat-strategi-penyediaan-perumahan. 10 Oktober 2017

Omolola, O. O., & Ayoride, O. S. (2016). Socio-Economic Correlates of Housing Finance Strategies in Ibandan, Southwest, Nigeria. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 216, 295-305. doi:10.1016/j.sbspro.2015.12.041

Panudju, B. (1999). Pengadaan Perumahan Kota dengan Peran Serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Bandung: PT Alumni.

Pitoko, R. A. (2016). Menilik Skema Ideal dan Manfaat Bantuan Perumahan Swadaya. Diakses dari https://properti.kompas.com/read/2016/10/1 1/070000421/menilik.skema.ideal.dan.manfaat.bantuan.perumahan.swadaya. 31 Januari 2018

Putra, A. S., & Manaf, A. (2014). Perencanaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 3(4), 719-728.

Ragheb, G., El-Shimy, H., & Ragheb, A. (2016). Land for Poor: Towards Sustainable Master Plan for Sensitive Redevelopment of Slums. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 216, 417-427. doi:10.1016/j.sbspro.2015.12.056

Ram, P., & Needham, B. (2016). The Provision of Affordable Housing in India: Are Commercial Developers Interested? Habitat International, 55, 100-108. doi:10.1016/j.habitatint.2016.03.002


Sarimah. (2016). Pelaksanaan Pembangunan Dalam Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kelurahan Karas Kecamatan Galang Kota Batam. (Bachelor), Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang. Diakses dari http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/1-ec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2016/0 3/jurnal-sarimah.pdf. 21 Oktober 2017.

Sastra, M. S., & Marlina, E. (2006). Perencanaan dan Pengembangan Perumahan: Sebuah Konsep, Pedoman dan Strategi Perencanaan dan Pengembangan Perumahan. Yogyakarta: Andi Offset.

Shi, W., Chen, J., & Wang, H. (2016). Affordable Housing Policy in China: New Developments and New Challenges. Habitat International, 54, 224-233. doi:10.1016/j.habitatint.2015.11.020

Suprijanto, I. (2004). Reformasi Kebijakan & Strategi Penyelenggaraan Perumahan & Permukiman. DIMENSI - Journal of Architecture and Built Environment, 32(2), 161-170. doi:10.9744/dimensi.32.2.

Tunas, D., & Peresthu, A. (2010). The Self-help Housing in Indonesia: The Only Option for the Poor? Habitat International, 34(3), 315-322. doi:10.1016/j.habitatint.2009.11.007

Turner, J. F., & Fichter, R. (1972). Freedom to Build: Dweller Control of the Housing Process. New York: Macmillan.

Turok, I., & Borel-Saladin, J. (2016). The Theory and Reality of Urban Slums: Pathways-Out-of-Poverty or Cul-de-Sacs? Urban Studies, 55(4), 767-789. doi:10.1177/0042098016671109

United Nation. (2017). New Urban Agenda: Habitat III. Diakses dari http://habitat3.org/wp-content/uploads/NUA-English.pdf. 11 Oktober 2017

van der Heijden, J. (2017). Urban Sustainability and Resilience. Acton ACT, Australia: ANU Press.

Yudohusodo, S. (1991). Rumah untuk Seluruh Rakyat. Jakarta: Yayasan Padamu Negeri.

Zulkodri. (2017). 17 Rumah Bantuan Program Satam Emas di Basel Resmi Diserahkan. Diakses dari http://bangka.tribunnews.com/2017/12/27/17 -rumah-bantuan-program-satam-emas-di-basel-resmi-diserahkan. 28 Januari 2018


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pengembangan Kota

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.