BibTex Citation Data :
@article{JPK25672, author = {Stephen Santosa and Angrenggani Pramitasari}, title = {FAKTOR-FAKTOR DALAM PENGUKURAN INTEGRASI FISIK TANGGUH: STUDI KASUS ROXY, JAKARTA}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {13}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {Integrasi Fisik; Intermoda; Ketangguhan Transportasi Umum; Transportasi Umum}, abstract = { Seiring dengan pembangunan MRT Lin Barat-Timur Jakarta, kawasan Roxy, sebagai salah satu kawasan yang dilintasi, berpotensi menjadi pusat integrasi antarmoda. Tingginya permintaan serta intensitas bangkitan dan tarikan kawasan menimbulkan urgensi integrasi fisik antarmoda. Akan tetapi, integrasi ini perlu memperhatikan aspek ketangguhan seiring dengan keterbatasan penataan kawasan dan alternatif moda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor untuk mengukur integrasi fisik tangguh, yang berfokus pada kawasan Roxy, Jakarta, melalui pengolahan pemetaan pada GIS, berupa analisis spasial dasar, network analysis , dan hotspot analysis , dengan skor 1-5 pada setiap indikator. Penelitian ini menemukan sepuluh variabel sebagai faktor pengukuran yang terbagi dalam kaidah fisik dan kaidah tangguh. Kondisi eksisting menunjukkan variabel kaidah fisik, terutama kedekatan, bernilai tinggi di sekitar rencana stasiun, sedangkan variabel kaidah tangguh terkonsentrasi pada koridor jalan arteri, terutama Jalan Kyai Tapa – K.H. Hasyim Ashari. Kerangka variabel ini menjadi dasar analisis potensi integrasi fisik tangguh pada penelitian lanjutan. }, issn = {2503-0361}, pages = {180--193} doi = {10.14710/jpk.13.2.180-193}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/25672} }
Refworks Citation Data :
Seiring dengan pembangunan MRT Lin Barat-Timur Jakarta, kawasan Roxy, sebagai salah satu kawasan yang dilintasi, berpotensi menjadi pusat integrasi antarmoda. Tingginya permintaan serta intensitas bangkitan dan tarikan kawasan menimbulkan urgensi integrasi fisik antarmoda. Akan tetapi, integrasi ini perlu memperhatikan aspek ketangguhan seiring dengan keterbatasan penataan kawasan dan alternatif moda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor untuk mengukur integrasi fisik tangguh, yang berfokus pada kawasan Roxy, Jakarta, melalui pengolahan pemetaan pada GIS, berupa analisis spasial dasar, network analysis, dan hotspot analysis, dengan skor 1-5 pada setiap indikator. Penelitian ini menemukan sepuluh variabel sebagai faktor pengukuran yang terbagi dalam kaidah fisik dan kaidah tangguh. Kondisi eksisting menunjukkan variabel kaidah fisik, terutama kedekatan, bernilai tinggi di sekitar rencana stasiun, sedangkan variabel kaidah tangguh terkonsentrasi pada koridor jalan arteri, terutama Jalan Kyai Tapa – K.H. Hasyim Ashari. Kerangka variabel ini menjadi dasar analisis potensi integrasi fisik tangguh pada penelitian lanjutan.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.