skip to main content

PENGUKURAN DAN PENINGKATAN TINGKAT PELAYANAN JALUR PEJALAN KAKI DI JALAN BRAGA KOTA BANDUNG

Kezia Rianka Putri Aprianto  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan,, Indonesia
*Martina Cecilia Adriana  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan,, Indonesia
Herika Muhamad Taki  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan,, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2025 Kezia Rianka Putri Aprianto, Martina Cecilia Adriana, Herika Muhamad Taki

Citation Format:
Abstract

Ketersediaan jalur pejalan kaki yang aman dan nyaman salah satu dasar penting dalam keberlanjutan perkotaan. Jalan Braga merupakan kawasan cagar budaya dan pariwisata dengan aktivitas utama perdagangan dan jasa. Pada hari biasa, persepsi terhadap jalur pejalan kaki di Braga tergolong baik dari segi fasilitas. Akan tetapi, di hari libur, jumlah pejalan kaki menjadi sangat padat yang menyebabkan terganggunya sirkulasi dan kenyamanan berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pelayanan jalur pejalan kaki Braga saat padat serta merumuskan upaya peningkatan pelayanan yang paling sesuai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis mengacu pada Highway Capacity Manual (HCM) 2022. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan jalur pejalan kaki Braga saat ramai mencapai tingkat terendah yaitu tingkat F. Dengan menguji berbagai skenario, hanya pedestrianisasi yang mampu meningkatkan tingkat pelayanan menjadi D yaitu kondisi berjalan yang nyaman dengan kecepatan normal.   

Keywords: Tingkat Pelayanan; Jalur Pejalan Kaki; Kawasan Cagar Budaya; Pedestrianisasi; Kota Bandung

Article Metrics:

Article Info
Section: ARTICLES
Language : ID
  1. Astria, R. (2019). Perubahan Tingkat Kenyamanan Pedestrian di Jalan Braga Utara, Bandung. Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi, 18, 27-39. doi: 10.35760/dk.2019.v18i1.1956
  2. Christine, C., Rifai, A. I., & Handayani, S. (2022). Level of Service Evaluation of Pedestrian Facility in Tourism Area: Case Study Jalan Braga, Bandung. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2, 748-756. doi: https://doi.org/10.53866/jimi.v2i5.188
  3. Damayanto, A., Rahmat, G., & Ramdhan, R. (2021). Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalur Pejalan Kaki di Jalan Braga Bandung. Jurnal Transportasi, 21(2), 93-100
  4. Demir, H. H., Cakiroglu, I., Alyuz, U., & Demir, G. (2016). Evaluation Environmental and Social Impacts of Pedestrianization in Urban Historical Areas: Istanbul Historical Peninsula Case Study. Journal of Traffic and Logistics Engineering Vol, 4(1). doi: https://doi.org/10.14207/ejsd.2020.v9n2p589
  5. Hussein, M., & Sayed, T. (2017). A bi-directional agent-based pedestrian microscopic model. Transportmetrica A: Transport Science, 13(4), 326-355. doi: 10.1080/23249935.2016.1266531
  6. Jaffe, E. (2015). The Complete Business Case for Converting Street Parking Into Bike Lanes. Retrieved April, 12, 2016
  7. Karaca, F. (2013). Mapping the corrosion impact of air pollution on the historical peninsula of Istanbul. Journal of Cultural Heritage, 14(2), 129-137. doi: https://doi.org/10.1016/j.culher.2012.04.011
  8. Pere, P. (2017). The Effect of Pedestrianisation And Bicycles on Local Business. Case studies for the Tallinn High Street Project
  9. Pratiwi, D. I., Zahra, J. A. A., & Aliyah, I. (2022). Konservasi Kawasan Heritage (Studi Kasus: Koridor Jalan Braga, Kota Bandung, Indonesia). Cakra Wisata, 23(2), 34-52
  10. Sarmanu, S. (2017). Dasar Metodologi Penelitian, Kuantitatif, Kualitatif, dan Statistika. Surabaya: Pusat Penerbitan Dan Percetakan Universitas Airlangga
  11. Solatzadeh, N., & Baghaei, A. (2016). Investigating the Effect of Pedestrian-Oriented Spaces on the Culture and Identity of Urban Spaces. Journal of History Culture and Art Research, 5(4), 18-30. doi: https://doi.org/10.7596/taksad.v5i4.576

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.