BibTex Citation Data :
@article{JPK21734, author = {Refina Mahargita and Rakan Izdihar}, title = {EKSPLORASI INDIKATOR DAN PENGUKURAN INDEKS KOTA KOMPAK TERHADAP MANFAAT EKONOMI DI PROVINSI DKI JAKARTA}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {12}, number = {1}, year = {2024}, keywords = {Kota Kompak; Indeks Entropi; Manfaat Ekonomi; DKI Jakarta}, abstract = { Sekitar 1,25 juta penduduk wilayah Bodetabek melakukan kegiatan utama di Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut menyebabkan provinsi DKI Jakarta memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga provinsi tersebut harus mampu mengelola pertumbuhan dan mempertahankan kekompakan. Dengan kepadatan penduduk, kondisi urbanisasi dan berbagai tantangan efisiensi lahan perkotaan menjadikan kelima Kota administrasi DKI Jakarta sebagai subjek yang menarik untuk penelitian indeks kekompakan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji indeks kekompakan kota berdasarkan keluaran (outcome) ekonomi terhadap manfaat ekonomi perkotaan dalam mencegah perluasan kota. Metode perhitungan yang digunakan adalah Urban Compactness Index yang mengacu pada 3 variabel utama yaitu: (i) population density , (ii ) land development density , dan (iii) road density . Kemudian menghitung indeks entropi di tiap wilayah administrasi dan membandingkannya dengan PDRB per kapita yang dihasilkan tiap wilayah administrasi. Didapatkan Jakarta Pusat memiliki nilai indeks entropi yang lebih rendah dibandingkan dengan Jakarta Utara, namun memiliki PDRB yang lebih tinggi. }, issn = {2503-0361}, pages = {1--12} doi = {10.14710/jpk.12.1.1-12}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/21734} }
Refworks Citation Data :
Sekitar 1,25 juta penduduk wilayah Bodetabek melakukan kegiatan utama di Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut menyebabkan provinsi DKI Jakarta memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga provinsi tersebut harus mampu mengelola pertumbuhan dan mempertahankan kekompakan. Dengan kepadatan penduduk, kondisi urbanisasi dan berbagai tantangan efisiensi lahan perkotaan menjadikan kelima Kota administrasi DKI Jakarta sebagai subjek yang menarik untuk penelitian indeks kekompakan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji indeks kekompakan kota berdasarkan keluaran (outcome) ekonomi terhadap manfaat ekonomi perkotaan dalam mencegah perluasan kota. Metode perhitungan yang digunakan adalah Urban Compactness Index yang mengacu pada 3 variabel utama yaitu: (i) population density, (ii) land development density, dan (iii) road density. Kemudian menghitung indeks entropi di tiap wilayah administrasi dan membandingkannya dengan PDRB per kapita yang dihasilkan tiap wilayah administrasi. Didapatkan Jakarta Pusat memiliki nilai indeks entropi yang lebih rendah dibandingkan dengan Jakarta Utara, namun memiliki PDRB yang lebih tinggi.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.