BibTex Citation Data :
@article{JPK21597, author = {Rita Noviani and Aditya Saputra and Luthfi Muta'ali and Syarif Syafii}, title = {DINAMIKA PERBANDINGAN URBANISASI: STUDI KASUS KECAMATAN COLOMADU DAN GROGOL}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {12}, number = {2}, year = {2024}, keywords = {LULC; Peri-Urban; Urbanisasi; Urbanisasi Lahan}, abstract = { Perkembangan pesat Kota Surakarta yang melampaui batas administrasi, Kecamatan Colomadu dan Grogol muncul sebagai pusat pertumbuhan yang signifikan. Penelitian ini menggambarkan perbandingan urbanisasi di kedua kecamatan pada tahun 2011 dan 2022, dengan mempertimbangkan LULC, tingkat urbanisasi, dan urbanisasi lahan sebagai indikator utama. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis komparatif atau perbandingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecamatan Colomadu menunjukkan laju urbanisasi yang lebih tinggi daripada Kecamatan Grogol, tercermin dalam perubahan signifikan dalam penggunaan lahan, tingkat urbanisasi yang lebih besar, dan intensitas urbanisasi lahan yang lebih tinggi. Implikasinya, perencanaan tata ruang yang terkoordinasi perlu diterapkan, khususnya di Kecamatan Grogol, untuk mengatasi pertumbuhan yang pesat dan memastikan keberlanjutan lingkungan. Penyusunan kebijakan perkotaan perlu berfokus pada pengelolaan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan, mengakomodasi kebutuhan penduduk perkotaan tanpa mengorbankan aspek lingkungan. }, issn = {2503-0361}, pages = {208--220} doi = {10.14710/jpk.12.2.208-220}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/21597} }
Refworks Citation Data :
Perkembangan pesat Kota Surakarta yang melampaui batas administrasi, Kecamatan Colomadu dan Grogol muncul sebagai pusat pertumbuhan yang signifikan. Penelitian ini menggambarkan perbandingan urbanisasi di kedua kecamatan pada tahun 2011 dan 2022, dengan mempertimbangkan LULC, tingkat urbanisasi, dan urbanisasi lahan sebagai indikator utama. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis komparatif atau perbandingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecamatan Colomadu menunjukkan laju urbanisasi yang lebih tinggi daripada Kecamatan Grogol, tercermin dalam perubahan signifikan dalam penggunaan lahan, tingkat urbanisasi yang lebih besar, dan intensitas urbanisasi lahan yang lebih tinggi. Implikasinya, perencanaan tata ruang yang terkoordinasi perlu diterapkan, khususnya di Kecamatan Grogol, untuk mengatasi pertumbuhan yang pesat dan memastikan keberlanjutan lingkungan. Penyusunan kebijakan perkotaan perlu berfokus pada pengelolaan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan, mengakomodasi kebutuhan penduduk perkotaan tanpa mengorbankan aspek lingkungan.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.